Farhan Ajak Warga Ubah Budaya Buang Sampah di Momentum Idulfitri

SAMPAH menjadi persoalan serius yang  dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Saat ini produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang dinamis.

“Sampah adalah residu dari kehidupan kita. Maka, pengelolaannya menjadi tanggung jawab bersama. Persoalan sampah di Kota Bandung telah menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga diperlukan langkah serius dan berkelanjutan,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan seusai Salat Ied di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu (21/3).

Menurut Farhan untuk mengatasi permasalahan sampah Pemkot Bandung, telah mengembangkan berbagai program berbasis partisipasi masyarakat, mulai dari tingkat kewilayahan hingga penguatan petugas kebersihan.

BACA JUGA  Pameran INSAN (G) Karya Peter Rhian Gunawan

Perubahan prilaku

Namun demikian, solusi utama terletak pada perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam hal memilah dan mendaur ulang sampah.

“Kebersihan adalah bagian dari iman. Maka mari kita mulai dari hal sederhana, seperti memilah sampah dari rumah. Saya berharap, momentum Idulfitri dapat menjadi titik awal perubahan budaya menuju kota yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan. Dengan kebersamaan dan kesadaran kolektif, kita optimistis Kota Bandung mampu mengatasi persoalan ini,” paparnya.

Farhan menyebut integrasi program
gorong-gorong bersih (Gober) dan Program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah), menjadi solusi atasi sampah di Kota Bandung.

Lonjakan sampah

Lonjakan sampah selama bulan Ramadan tentu menjadi perhatian serius Pemmot Bandung. Produksi sampah tercatat meningkat hingga 20 persen, memaksa pemerintah bergerak cepat dengan berbagai strategi, mulai dari pengangkutan intensif hingga inovasi program berbasis lingkungan.

BACA JUGA  Kontak Google Business Hotel dan Imigrasi Diretas

“Kondisi ini tidak bisa dianggap biasa, mengingat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang semakin terbebani. Sebagai solusi jangka menengah, pemkot tengah mengembangkan integrasi program Gaslah dengan program Gober,” jelasnya.

Dari kolaborasi ini, kata Farhan akan lahir konsep baru bernama “Gaslah Sungai”, yang secara khusus menyasar sampah plastik di sungai dan perairan kota.

Sampah organik

Gaslah fokus pada sampah organik, tapi nanti kita gabungkan dengan Gober dan  disiapkan konsep baru, Gaslah Sungai, fokus ke sampah plastik di aliran sungai.

Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menekan pencemaran lingkungan sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu di Kota Bandung.

“Di tengah lonjakan volume sampah, Pemkot Bandung juga menerapkan langkah taktis dengan mempercepat ritme pengangkutan. Selama tiga hari krusial, pengangkutan sampah dilakukan setiap tiga jam sekali untuk mengantisipasi penumpukan di jalan-jalan.”

BACA JUGA  Kuasa Hukum Pengembang Kota Baru Parahyangan, Ajukan Perlindungan ke PT Bandung

“Namun, proses ini tetap menghadapitantangan, terutama keterbatasan kapasitas TPS dan pengaturan distribusi ke TPA Sarimukti yang masih bergantung pada kuota pembuangan,” sambungnya. (Zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peduli Warga Kekeringan, Bid Propam Polda Jateng Salurkan Air Bersih

MUSIM kemarau membuat sebagian masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Melihat kondisi tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres jajaran…

Sri Sultan Minta Anggota DPRD PAW Jaga Amanah

SRI SULTAN Hamengku Buwono X mengatakan kehormatan suatu jabatan, tidak ditentukan oleh tinggi rendahnya satu jabatan, namun tumbuh ketika ucapan dapat dipercaya. Menurutnya setiap jabatan publik selalu bermula dari kepercayaan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas  Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

  • September 21, 2026
Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

UIN Sunan Kalijaga Gelar Pameran Arsip

  • September 21, 2026
UIN Sunan Kalijaga Gelar Pameran Arsip

Dean James Antusias Menuju FIFA ASEAN Cup, Akhirnya Bela Timnas Indonesia Lagi

  • September 21, 2026
Dean James Antusias Menuju FIFA ASEAN Cup, Akhirnya Bela Timnas Indonesia Lagi

Navigasi Robotik Dorong Presisi Bedah Tulang Belakang

  • September 21, 2026
Navigasi Robotik Dorong Presisi Bedah Tulang Belakang