Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

PERJUANGAN Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam mendorong pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK daerah melalui APBN mulai menunjukkan hasil.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pemerintah pusat telah menyetujui tuntutan tersebut. Kepastian itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (18/8).

“Kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi pemerintah kabupaten yang selama ini harus menanggung beban gaji PPPK melalui APBD, hingga berdampak pada ruang fiskal untuk membiayai program pembangunan lainnya,” ungkap Dadang.

Menurut Dadang, Apkasi telah mengawal persoalan tersebut melalui berbagai forum kebijakan. Pada 13 Mei 2026, Apkasi melakukan audiensi dengan Menteri PAN-RB dan menyampaikan dampak beban gaji PPPK terhadap kemampuan fiskal daerah.

BACA JUGA  Prabowo-Gibran Hadapi Tantangan Ekonomi Berat

APBD tertekan

Lalu perjuangan berlanjut melalui Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI pada 8 Juni 2026. Dalam forum tersebut, Apkasi memaparkan kondisi APBD yang tertekan akibat meningkatnya belanja pegawai, termasuk pembiayaan PPPK.

“Perjuangan tersebut sebenarnya telah dilakukan Apkasi sejak 2018 melalui berbagai forum dialog dengan pemerintah pusat, termasuk menyampaikan aspirasi daerah secara langsung kepada Presiden. Alhamdulillah, kini perjuangan panjang Apkasi mulai mendapatkan hasil. Ini tentu memberikan harapan baru bagi daerah,” tuturnya.

Dadang yang juga Ketua Harian Apkasi menyebut, jika pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK sepenuhnya ditanggung APBN, pemerintah kabupaten akan memiliki ruang fiskal lebih besar untuk membiayai kebutuhan pembangunan daerah.

BACA JUGA  80% APBN dari Pajak, Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Informasi Akuntansi

Ruang fiskal tersebut, dapat diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan serta pelayanan publik lainnya.

“Harapan kita, dengan adanya kebijakan ini APBD tidak lagi terlalu terbebani sehingga pemerintah daerah bisa lebih fokus membiayai program-program yang langsung dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Akan terus mengawal

Dadang menilai kebijakan tersebut memberikan kepastian yang lebih baik bagi PPPK, khususnya tenaga pendidik yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik di daerah. Apkasi akan terus mengawal kebijakan tersebut hingga implementasinya benar-benar memberikan kepastian bagi daerah dan PPPK.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kebijakan ini segera diwujudkan dalam mekanisme yang jelas sehingga daerah maupun PPPK memiliki kepastian,” sambungnya. (zahra/A-01)

BACA JUGA  DPR RI Sahkan RUU APBN 2025 Jadi Undang-Undang

Admin

Related Posts

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

‎PENDIDIKAN berkualitas menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah. Semangat tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat…

Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

TIM Trauma Healing Polda Jawa Tengah mendampingi 243 warga terdampak gempa di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama dua hari, 19–20 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan oleh personel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

  • August 21, 2026
Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong