Bocah Berusia 9 Tahun Diduga Hanyut di Muara Sungai Serang

KANTOR  SAR Yogyakarta melakukan pencarian seorang bocah berusia 9 tahun berinisial  BN, warga Keboan, Karangwuni, Wates, Kulon Progo, yang diduga hanyut dan tenggelam di Muara Sungai Serang, Glagah, Temon, Kulon Progo.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengemukakan, diketahuinya ada anak yang diduga hanyut berawal dari kecurigaan warga dengan sepeda yang ditinggal di pinggir sungai, namun tidak ada pemiliknya.

“Informasi awal menyebutkan, sekitar pukul 12.30 WIB warga menemukan sebuah sepeda yang terparkir di area Muara Sungai Serang. Namun, pemilik sepeda tidak terlihat di sekitar lokasi, sehingga menimbulkan kecurigaan warga,” katanya.

Ditelusuri

Warga kemudian berusaha mencari tahu pemilik sepeda tersebut, dan diketahui bahwa sepeda itu milik seorang anak asal Karangwuni. Warga lalu menelusuri teman-teman yang biasa bermain bersama korban.

BACA JUGA  Basarnas belum Temukan Korban Terseret Arus

Sekitar pukul 16.00 WIB, salah satu anak yang merupakan teman korban akhirnya mengakui bahwa pemilik sepeda tersebut diduga tenggelam di muara sungai.

Untuk memastikan informasi tersebut, saksi kemudian dibawa ke lokasi kejadian oleh petugas bersama Bhabinkamtibmas dan anggota Polairud. Sesampainya di lokasi, saksi langsung menunjukkan titik tempat korban diduga tenggelam.

Selain Hanif, seorang saksi lain bernama Rasya (9), warga Keboan RT 01 RW 01, Karangwuni, juga dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Proses pencarian

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 16.00 WIB petugas memastikan bahwa korban diduga tenggelam di Muara Sungai Serang.

Saat ini tim gabungan masih melakukan proses pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan korban. Perkembangan lebih lanjut terkait proses pencarian masih menunggu informasi dari tim di lapangan. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Perahu Terbalik

Dimitry Ramadan

Related Posts

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

SRI Sultan Hamengku Buwono X, menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Saya Presiden Republik Indonesia kepada 360 PNS atas pengabdian selama 10, 20 dan 30 tahun. Dalam kesempatan itu Gubernur mengingatkan…

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

DAMPAK erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga memicu gangguan penerbangan. Sebanyak 54 jadwal penerbangan rute Bandara Internasional Juanda menuju Jakarta terpaksa dibatalkan hingga Senin siang demi keselamatan. ​Kondisi tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

  • September 7, 2026
360 PNS DIY Menerima Satyalancana

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

  • September 7, 2026
Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

  • September 7, 2026
Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik, Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

  • September 7, 2026
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik,  Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

  • September 7, 2026
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

  • September 7, 2026
Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan