Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

WAKIL Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menegaskan bahwa jamu bagian dari identitas Indonesia. Sebagai produk kreatif, jamu kata dia, perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang melalui pendekatan modern.

“Jamu bukan hanya produk. Jamu adalah identitas Indonesia. Dari budaya dan identitas itulah kreativitas itu lahir dan menghasilkan berbagai inovasi yang membuat budaya kita tetap lestari sekaligus relevan,” ujar Wamen Ekraf saat menghadiri Festival Jamu Nusantara yang digelar Acaraki di kawasan Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/6).

Menurut Irene, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan dengan menjaga tradisi semata, tetapi juga perlu menghadirkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, kreativitas menjadi elemen penting agar warisan budaya dapat terus dikenal dan dicintai lintas generasi.

Simpan potensi besar

Ilustrasi. Jamu tradisional. (Dok/IG)

Irene menambahkan bahwa jamu tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk kreatif yang mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, inovasi menjadi kunci agar jamu tetap relevan dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Rayaan Dies Natalis, UJB Siap Tampilkan Budaya dan Inovasi Teknologi

“Jamu bukan hanya obat tradisional. Jamu adalah brand Indonesia yang memiliki potensi besar dalam industri kesehatan, kecantikan, dan kuliner global. Karena itu, tugas kita bersama adalah menjaga warisan budaya ini agar tetap relevan dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan zaman,” ujar Irene.

Festival Jamu Nusantara yang berlangsung 6–7 Juni menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku budaya, komunitas, dan industri kreatif untuk memperkenalkan jamu melalui pendekatan yang lebih dekat dengan gaya hidup masa kini.

Pengembangan ekonomi kreatif

Ilustrasi. Jamu tradisional. (Dok/IG)

Selain menghadirkan ragam jamu tradisional, festival ini juga memadukan unsur wellness, kuliner Nusantara, seni budaya, fesyen berbasis budaya, serta permainan tradisional yang dikemas secara interaktif, termasuk Karnaval Nusantara dan Estafet Permainan Nusantara.

BACA JUGA  Seniman Ngapak Gelar Pameran Lukisan ‘Bang Kulon Nyabrang Wetan’

Kehadiran berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa jamu dan permainan Nusantara dapat terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui cara yang partisipatif, edukatif, dan menyenangkan.

Kementerian Ekraf meyakini bahwa budaya merupakan salah satu fondasi penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Dengan sentuhan inovasi, berbagai kekayaan lokal dapat dikembangkan menjadi produk dan aktivitas kreatif yang memiliki nilai tambah sekaligus memperkuat karakter khas Indonesia.

Harus beradaptasi

Jamu menjadi salah satu contoh bagaimana tradisi dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman serta memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Founder Acaraki, Jony Yuwono, mengatakan Festival Jamu Nusantara hadir untuk menunjukkan bahwa tradisi dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar budayanya.

“Melalui Festival Jamu Nusantara, kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa jamu dan budaya Indonesia dapat terus berkembang mengikuti zaman. Ketika tradisi bertemu kreativitas, kekayaan budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu melahirkan peluang baru bagi generasi masa kini dan masa depan,” ujar Jony.

BACA JUGA  Gali Akar Budaya Terapi Nusantara, Perkumpulan Petra Tara Gelar Pertemuan di Bali

Kehadiran Festival Jamu Nusantara menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan inovasi. Ketika tradisi dihadirkan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, budaya tidak hanya terjaga keberlangsungannya, tetapi juga semakin relevan bagi generasi baru. Melalui kolaborasi berbagai pihak, jamu diharapkan terus tumbuh sebagai kebanggaan Indonesia yang dikenal, dicintai, dan dibanggakan hingga ke tingkat dunia. (RO/AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Komedian Temon Meninggal Dunia

KABAR duka kembali menghampiri dunia hiburan di Tanah Air. Komedian sekaligus aktor Temon Templar dikabarkan meninggal dunia di usia 59 tahun. Dari kabar yang terkonfirmasi dari unggahan instagram resminya @temontemplar27,…

Panen Padi Gamagora, UGM Kembangkan Living-Lab Pertanian di Madiun

UNIVERSITAS Gadjah Mada melakukan panen raya padi Gamagora di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Jumat. Panen tersebut menjadi penanda dimulainya perluasan pengembangan varietas padi hasil inovasi UGM di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Komedian Temon Meninggal Dunia

  • July 12, 2026
Komedian Temon Meninggal Dunia

Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

  • July 12, 2026
Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

  • July 12, 2026
Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

  • July 11, 2026
Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

  • July 11, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

  • July 11, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus