Gelombang Tinggi Halangi Pencarian Korban Tenggelam di Parangtritis

SAAT memasuki hari kedua pencarian korban terseret ombak Pantai Parangtritis, Yogyakarta, Minggu (13/4) tidak berlangsung secara maksimal. Hal itu lantaran terhalang gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia tersebut.

Pencarian yang melibatkan tim Basarnas Yogyakarta, Direktorat Polairud Polda DIY, SAR Satlinmas Istimewa Wilayah III Parangtritis itu, dilakukan melalui pemantauan udara dengan menggunakan drone, sisir pantai dan menggunakan jetsky.

“Perahu jukung tidak bisa diterjunkan karena terjadi gelombang tinggi,” kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipiet Eriyanto, Minggu (13/4) sore.

Secara rinci, Pipiet menjelaskan, pelaksanaan operasi penyelamatan dan pencarian hari kedua, tim gabungan dibagi menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit).

Libatkan drone

SRU 1 katanya melaksanakan pencairan menggunakan Prahu Jukung dan Jetsky Polairud DIY dan Satlinas Rescue Istimewa Wilayah III dengan area pencarian 1 NM (Nautical Mile) di sekitar lokasi awal kejadian, SRU 2 melaksanakan pencarian visual darat menggunakan Beach Patrol dan Motor Trail ke arah barat dan timur sejauh 1 km dari lokasi awal kejadian.

BACA JUGA  35 Rumah Rusak, 47 Pohon Roboh Diterjang Angin Kencang di Sleman

“SRU 3 Melaksanakan Pencarian via udara menggunakan drone thermal ke arah timur – barat sejauh 1 kilometer dari lokasi awal kejadian,” katanya.

Sudah diperingati

Kejadian ini berawal dari wisatawan yang berkunjung datang pada Sabtu (12/4) siang. Setelah turun dari bus para wisatawan ini terus berlarian ke perairan. Meski petugas jaga terus memberikan peringatan agar tidak masuk ke perairan, namun peringatan itu diabaikan, hingga kemudian terjadi dua orang terseret ombak.

“Satu korban atas nama Rendy Ardyansah, 17 tahun, warga Penangguhan, Banjarnegara berhasil diselamatkan,” katanya.

Namun seorang lainnya, Pujo, 35 tahun, wargaKalibening, Banjarnegara terseret arus hingga ke tengah.

Pencarian jelasnya akan dilanjutkan pemantauan Operasi SAR Gabungan dan Senin (14/4) akan kembali menerjunkan personel untuk melakukan pencarian baik melalui darat, pemantauan drone dan jika memungkinkan akan melalui perairan pula. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Tiga Wisatawan Terseret Ombak Parangtritis Berhasil Diselamatkan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG