
YAYASAN Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia resmi menetapkan Prof. Hari Purnomo sebagai Rektor UII periode 2026 – 2030 pada Jumat (6/3).
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UII periode 2026-2030, Eko Riyadi didampingi Karina Utami Dewi selaku Wakil Ketua Panitia dan Anang Zubaidy SH MH selaku Sekretaris Panitia di Kantor Yayasan Badan Wakaf UII Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, menjelaskan sebelum sampai tahap penetapan, UII telah menggelar serangkaian tahapan seleksi yang berlangsung sejak akhir 2025 lalu.
Berbeda dengan proses pemilihan rektor di perguruan tinggi lainnya, di UII tidak dikenal adanya pencalonan dari fakultas. Namun, siapa pun yang memenuhi syarat sesuai dengan aturan internal, akan dicatat sebagai calon yang harus mengikuti seleksi.
Tiga calon
Menurut Eko, rangkaian pemilihan rektor melibatkan semua pihak pada tahapan-tahapan tertentu, hingga mengerucut menjadi tiga nama yang harus diambil salah satu oleh Pengurus Yayasan Badan Wakaf.
Sebelumnya, kataya tiga calon rektor yang memperoleh suara terbanyak dalam rapat Senat Universitas memaparkan rencana strategis di hadapan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII pada Selasa 3 Maret 2026.
Ketiga calon adalah Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., I.A.I., serta Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si.
Profil Hari Purnomo
Prof. Hari Purnomo sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknologi Industri UII selama dua periode, yakni 2018–2022 dan 2022–2026. Dalam perjalanan akademiknya, Hari Purnomo menempuh pendidikan Sarjana Teknik Industri di UII pada 1983–1990 dengan bidang keahlian inventory control.
Ia kemudian melanjutkan studi magister Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada 1996–1998 dengan fokus ergonomi. Dan, Program Pasca Sarjana Strata 3, Program Studi Ilmu Kedokteran, Universitas Udayana Konsentrasi Fisiologi dan Ergonomi, pada 2005 – 2007. (Agt/N-01)







