Alasan Ilmiah Orang Minum Kopi Saat Suntuk

SAAT rasa suntuk melanda, banyak orang memilih minum kopi sebagai solusi cepat. Kebiasaan ini bukan sekadar tren atau sugesti semata, melainkan memiliki dasar ilmiah yang telah dibahas oleh para pakar internasional dalam berbagai buku dan penelitian.

Kopi mengandung kafein, zat stimulan yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat. Dalam bukunya Why We Sleep, ahli saraf dan profesor neurobiologi dari University of California, Berkeley, Matthew Walker, menjelaskan bahwa kafein bekerja dengan cara menghambat adenosin, senyawa kimia di otak yang memicu rasa lelah dan kantuk.

“Ketika adenosin diblokir oleh kafein, otak menjadi lebih waspada dan rasa lelah sementara tertunda,” tulis Walker dalam bukunya.

Efek inilah yang membuat kopi terasa membantu ketika seseorang mengalami kejenuhan mental atau penurunan konsentrasi.

BACA JUGA  Produk Kopi Jawa Tengah Jadi Unggulan dalam Jateng Fair 2024

Meningkatkan Mood dan Motivasi

Selain meningkatkan kewaspadaan, kopi juga berpengaruh terhadap suasana hati. Dalam buku Caffeine: How Caffeine Created the Modern World, pakar psikofarmakologi asal Amerika Serikat, Michael Pollan, menyebut bahwa kafein dapat merangsang pelepasan dopamin, zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa senang dan motivasi.

Menurut Pollan, kafein “membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan pikiran lebih fokus,” sehingga banyak orang merasa kembali bersemangat setelah minum kopi.

Hal serupa diungkapkan oleh Dr. Alan Weinberg, pakar kedokteran dan peneliti kafein, yang dalam bukunya The Everything Guide to Caffeine menjelaskan bahwa konsumsi kafein dalam dosis moderat dapat membantu mengurangi rasa jenuh dan meningkatkan performa kognitif.

Efek Psikologis dari Ritual Minum Kopi

Tak hanya dari sisi biokimia, minum kopi juga memiliki efek psikologis. Dalam buku The Power of Habit, penulis dan jurnalis sains Charles Duhigg menjelaskan bahwa ritual sederhana—seperti membuat dan meminum kopi dapat menjadi pemicu kebiasaan positif bagi otak.

BACA JUGA  Duduk Lama tapi Rajin Minum Kopi Bisa Kurangi Risiko Kematian

“Ritual memberi sinyal pada otak bahwa ada jeda dari tekanan, sehingga membantu proses pemulihan mental,” tulis Duhigg.

Aroma kopi juga berperan penting. Sejumlah penelitian yang dirangkum dalam buku Coffee: A Comprehensive Guide to the Bean, the Beverage, and the Industry menyebutkan bahwa aroma kopi dapat memberikan efek relaksasi ringan dan meningkatkan suasana hati bahkan sebelum diminum.

Tetap Perlu Batasan

Meski memiliki manfaat, para pakar menegaskan kopi bukan solusi utama untuk semua jenis kelelahan. Matthew Walker dalam bukunya juga mengingatkan bahwa kafein hanya menunda rasa lelah, bukan menghilangkannya.

“Kopi tidak bisa menggantikan tidur. Kurang tidur tetap akan berdampak pada kesehatan fisik dan mental,” tegasnya.

BACA JUGA  Duduk Lama tapi Rajin Minum Kopi Bisa Kurangi Risiko Kematian

Konsumsi kopi berlebihan justru dapat memicu kecemasan, jantung berdebar, hingga gangguan tidur. Karena itu, para ahli merekomendasikan konsumsi kafein secara moderat dan tetap mengutamakan istirahat cukup serta pengelolaan stres.

Dengan demikian, kopi memang dapat membantu mengatasi rasa suntuk dalam jangka pendek, baik secara biologis maupun psikologis. Namun, manfaatnya akan optimal jika dibarengi dengan pola hidup sehat dan keseimbangan aktivitas. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

Film dokumenter Timnas Indonesia, The Longest Wait tayang secara eksklusif terbatas di sejumlah bioskop pilihan pada 28 Oktober 2026. Kemudian kisah Timnas Indonesia itu hadir lebih luas di jaringan bioskop…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue