Modifikasi Cuaca Digelar di Jepara, Kudus, dan Pati 15-20 Januari

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengintensifkan upaya penanganan cuaca ekstrem yang memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoordinasikan pelaksanaan modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati.

Program modifikasi cuaca tersebut dijadwalkan berlangsung selama 15–20 Januari 2026 sebagai upaya mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak.

“Hingga tanggal 20 Januari, kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, dengan fokus utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, seperti dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.

Pemprov Jateng secara intensif memantau perkembangan cuaca pascapelaksanaan modifikasi cuaca. Langkah ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk mengendalikan distribusi hujan agar tidak terpusat di satu wilayah, sehingga risiko banjir dapat ditekan.

BACA JUGA  Jateng Catat 70 Persen Badan Publik Masuk Kategori Informatif

Menurut Taj Yasin, program modifikasi cuaca membutuhkan dukungan sumber daya yang besar, termasuk penggunaan helikopter yang harus diterbangkan beberapa kali ke wilayah sasaran untuk melakukan penyemaian awan.

Khusus di Kabupaten Pati, Pemprov Jateng mengerahkan sejumlah helikopter guna mengatur distribusi awan hujan agar curah hujan tidak turun di wilayah tertentu saja. Dengan cara tersebut, diharapkan genangan air dan banjir tidak semakin meningkat.

Meski demikian, Taj Yasin menegaskan bahwa seluruh upaya teknis tersebut tetap harus diiringi dengan doa.

Selain ikhtiar teknis, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini juga menekankan pentingnya pendekatan spiritual melalui kegiatan istighotsah. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal yang hingga kini masih terdampak banjir.

BACA JUGA  Menteri ESDM Pastikan Stok BBM di Jateng Aman saat Lebaran

“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kendal yang sedang kebanjiran, untuk didoakan,” tuturnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden 

SEBANYAK 260 warga Kabupaten Bandung Jawa Barat menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah…

Pemprov Jabar Beri Diskon atas BBN-KB dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat mengapresiasi hadirnya GIIAS Bandung 2026. Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jabar, Sumasna, ajang itu bisa mendorong pertumbuhan otomotif Jabar yang mencatat pertumbuhan ekonomi 5,73 persen pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

  • September 12, 2026
Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen

  • September 12, 2026
Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen

Persija Akhirnya Sukses Bungkam Persib di SUGBK

  • September 12, 2026
Persija Akhirnya Sukses Bungkam Persib di SUGBK