
PRESIDEN Prabowo Subianto menyerahkan bonus senilai total Rp158,3 miliar kepada para atlet dan pelatih peraih medali Asian Games dan Asian Para-Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis. Dalam kesempatan itu, Presiden berterima kasih kepada yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.
“Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, serta pemerintah saya ucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan semua yang ikut serta dalam kontingen Indonesia dalam Asian Games dan Asian Para Games,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan kontingen Indonesia berhasil melampaui target perolehan medali emas yang ditetapkan untuk kedua ajang olahraga tersebut.
Pada Asian Games 2026, Indonesia meraih lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu atau total 39 medali. Perolehan tersebut melampaui target empat medali emas.
Berdasarkan medali

Adapun di Asian Para Games 2026, Indonesia mengumpulkan 15 medali emas, 21 perak, dan 37 perunggu dengan total 73 medali, melampaui target tujuh medali emas.
“Di Asian Para Games dari target 7 medali emas, kita berhasil meraih 15 emas, 21 perak, 37 perunggu, total 73 medali,” kata Prabowo.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan pemerintah memberikan bonus kepada atlet berdasarkan jenis medali dan kategori pertandingan.
Untuk perseorangan, bonus diberikan sebesar Rp3 miliar bagi peraih emas, Rp525 juta untuk perak, dan Rp262,5 juta untuk perunggu. Sementara itu, atlet nomor ganda memperoleh bonus Rp2,4 miliar untuk emas, Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu.
Ditransfer langsung
Adapun atlet nomor beregu menerima bonus Rp1,5 miliar untuk emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu. Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para pelatih sesuai kategori pertandingan dan medali yang diraih.
Erick menjelaskan bonus tersebut telah ditransfer langsung ke rekening para atlet pada Rabu (28/10) dan Kamis pagi.
Jumlah itu tiga kali lipat dari bonus emas SEA Games 2025 yang sebesar Rp1 miliar. Pada Asian Games 2022 Hangzhou, peraih emas nomor perseorangan menerima bonus Rp1,575 miliar. (*/N-01)







