Unpad Buka IUP 2026, Hadirkan 3 Prodi Baru

UNIVERTAS Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran SMUP Program Kelas Internasional (IUP) Gelombang 1 mulai 12 Januari hingga 9 Maret 2026, dengan menambah tiga program studi baru berorientasi global.

Pada tahun ini, Unpad sekaligus membuka tiga program studi (prodi) baru sebagai bagian dari upaya penyesuaian pengembangan akademik dengan tren global dan kebutuhan pasar kerja.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap hadirnya program studi baru, sekaligus melakukan evaluasi terhadap prodi yang telah ada. Tahun ini, Program IUP Unpad membuka tiga prodi baru yang terbuka bagi Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing,” ujar Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita, Sabtu (17/1).

Ketiga prodi baru tersebut yakni Public Administration, Food Technology, dan Public Relations.

Prodi Public Administration bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, antara lain Sungkyunkwan University Korea, Monash University, Universiti Putra Malaysia, dan Universiti Kebangsaan Malaysia.

BACA JUGA  Unpad Minta Pemerintah Kutuk Agresi Militer AS-Israel dan Keluar dari BoP

Tiga prodi baru

Sementara itu, prodi Public Relations merupakan program double degree dengan Canberra University, Australia. Adapun prodi Food Technology menjalin kolaborasi internasional dengan Universiti Malaysia Terengganu, Chiba University Jepang, Universiti Teknologi MARA Malaysia, Universiti Kuala Lumpur Malaysia, Chengdu University China, serta Fujian Polytechnic Normal University China.

“Penambahan prodi baru ini merupakan wujud komitmen Unpad dalam menghadirkan pendidikan tinggi berdaya saing global. Kami mengimbau calon pendaftar untuk mencermati seluruh persyaratan dan tahapan seleksi agar proses pendaftaran berjalan optimal,” tegas Arief.

Sementara itu, Kepala Kantor SMUP Unpad Prof. Ir. Anas menjelaskan, secara umum tidak terdapat perubahan signifikan antara SMUP IUP tahun ini dengan tahun sebelumnya. Kuota penerimaan juga relatif sama, dengan penambahan kuota khusus untuk prodi-prodi baru.

BACA JUGA  Hidrogen dari Pasir Silika Jadi Terobosan Energi Masa Depan

IUP 2026 memiliki beberapa syarat

Calon peserta IUP diwajibkan menyiapkan nilai rapor semester 1 hingga semester 5, serta sertifikat kemampuan berbahasa Inggris tanpa batas nilai minimum. Sertifikat dapat berasal dari lembaga yang diakui Unpad seperti ETS, British Council, dan Duolingo.

“Unpad juga membuka kesempatan bagi calon peserta untuk menggunakan sertifikat Tes Kemampuan Berbahasa Inggris (TKBI) dari Pusat Bahasa Unpad. Sertifikat harus diterbitkan oleh institusi yang direkognisi Unpad, bukan dari tempat kursus atau perguruan tinggi lain,” jelas Anas.

Terkait biaya pendidikan, Anas memastikan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Program IUP. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Unpad dalam menjaga stabilitas biaya pendidikan, di mana UKT dipastikan tidak naik setidaknya hingga tahun 2029.

BACA JUGA  Unpad Sukses Submit LKE Zona Integritas 2026

Hasil seleksi SMUP IUP Gelombang 1 akan diumumkan sebelum pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Sistem pengumuman kelulusan Unpad telah terintegrasi dengan proses registrasi, sehingga peserta yang dinyatakan lulus wajib segera melakukan konfirmasi dan administrasi sesuai batas waktu. Apabila tidak dilakukan, peserta akan dianggap mengundurkan diri.

“Silakan mantapkan pilihan, karena program ini disiapkan bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan serta passion untuk berkiprah di tingkat internasional,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara