Banjir Sungai Comal Rendam Permukiman Warga Pemalang

HUJAN dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Comal meluap dan menggenangi sejumlah rumah warga di Desa Klegen dan Kebojongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Sabtu (17/1) dini hari.

Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Comal bersama Tim Siaga Bhayangkara Polres Pemalang bergerak cepat memberikan pertolongan kepada warga terdampak banjir.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, luapan Sungai Comal merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi.

“Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter,” ujar AKBP Rendy, Sabtu (17/1).

Ia menjelaskan, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut. Meski demikian, petugas kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk membantu aktivitas warga.

BACA JUGA  Cek Kesiapan Pemudik, Sekda Jateng Tinjau Terminal Mangkang

“Kami membantu warga yang terdampak, mulai dari menggendong anak-anak, menuntun lansia, hingga mendorong kendaraan yang mogok saat melintasi genangan air,” jelasnya.

Menurut Kapolres, hingga saat ini tidak ada warga yang mengungsi maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan.

“Beberapa laporan menyebutkan adanya perangkat elektronik milik warga yang rusak akibat terendam air,” katanya.

AKBP Rendy menambahkan, personel Polsek Comal bersama Tim Siaga Bhayangkara masih melakukan pengamanan dan patroli di wilayah terdampak banjir. Ia juga mengimbau warga untuk sementara tidak menghidupkan listrik dan perangkat elektronik hingga kondisi dinyatakan aman.

Selain itu, warga Desa Klegen dan Kebojongan diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110 atau Hotline WhatsApp Polres Pemalang di nomor 0813-2016-110 apabila menghadapi situasi darurat.

BACA JUGA  Sebanyak 12 Sekolah Diliburkan Dampak Banjir di Rokan Hilir

“Kami bersama instansi terkait siap memberikan pelayanan terbaik demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Walkot Bandung Pastikan Pasien Influenza tak Ditolak Rumah Sakit

PEMERINTAH Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus influenza A yang ramai disebut sebagai super flu. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pun meminta masyarakat tidak menganggap remeh gejala flu, terutama…

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

SATUAN Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di sebuah tempat kos di Jalan Sisingamangaraja, Desa Pohan Tonga. Pria berinisial FSP…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng TBHF dan NAMA, UGM Dirikan Pusat Inovasi Kemanusiaan

  • September 23, 2026
Gandeng TBHF dan NAMA, UGM Dirikan Pusat Inovasi Kemanusiaan

Reuni dengan STY di Persija, Marcelino Siap Unjuk Kemampuan

  • September 23, 2026
Reuni dengan STY di Persija, Marcelino Siap Unjuk Kemampuan

Java United Sesali Kasus Diskriminasi STY dan Serahkan ke Komdis

  • September 23, 2026
Java United Sesali Kasus Diskriminasi STY dan Serahkan ke Komdis

Walkot Bandung Pastikan Pasien Influenza tak Ditolak Rumah Sakit

  • September 23, 2026
Walkot Bandung Pastikan Pasien Influenza tak Ditolak Rumah Sakit

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

  • September 22, 2026
BKSPTIS  dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

  • September 22, 2026
Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap