BPS Catat Penyerapan Tenaga Kerja di DIY Naik

BADAN Pusat Statistik (BPS) merilis kondisi ketenagakerjaan per Agustus 2025 dengan sejumlah dinamika positif. Dalam rilis itu disebutkan bahwa jumlah angkatan kerja di DIY tercatat sebanyak 2,28 juta orang, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, 2,20 juta orang (96,54 persen) sudah bekerja, sementara 78,74 ribu orang tercatat sebagai penganggur. “Dengan demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) DIY turun menjadi 3,46 persen, atau turun 0,02 persen poin dibandingkan Agustus 2024,” kata Plt. Kepala BPS DIY Herum Fajarwati, Rabu (5/11).

Menurut dia, penurunan TPT terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota, kecuali di Kabupaten Kulon Progo yang mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,13 persen poin dan Kulon Progo masih menjadi kabupaten dengan capaian TPT terendah di DIY.

BACA JUGA  BMKG Ingatkan Lapisan Atas Tanah di Yogyakarta Mudah Terbakar

Sektor pertanian

Kenaikan TPT tersebut menurut dia, terutama akibat berkurangnya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Meski demikian, secara umum kondisi pasar kerja DIY menunjukkan arah perbaikan.

Kota Yogyakarta yang mencatatkan TPT tertinggi di DIY, sudah menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,08 persen poin menjadi 5,72 persen. Capaian TPT Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkidul adalah sebesar 4,07 persen; 3,57 persen; dan 2,15 persen.

Selama periode Agustus 2024–Agustus 2025, katanya terdapat tambahan penyerapan tenaga kerja sebanyak 17,30 ribu orang. Peningkatan terutama terjadi di sektor industri pengolahan serta akomodasi dan makan minum, seiring meningkatnya aktivitas industri dan pertumbuhan sektor pariwisata yang cukup signifikan. Kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 23,86 persen, dan wisatawan nusantara naik 8,16 persen dibanding Agustus tahun lalu.

BACA JUGA  BPS vs Bank Dunia Dalam Mengukur Indeks Kemiskinan Indonesia

Di sisi lain, jelasnya sektor pertanian kembali mengalami penurunan tenaga kerja akibat alih fungsi lahan pertanian yang cukup masif. Data Kementerian ATR/BPN menunjukkan, luas baku sawah DIY berkurang hingga 11,8 persen dalam periode 2019–2024.

Pekerja formal

Dari sisi status pekerjaan, buruh/karyawan/pegawai masih mendominasi dengan proporsi hampir separuh penduduk bekerja, yaitu sebesar 42,52 persen. Namun demikian, dalam setahun terakhir, proporsi pekerja formal menurun menjadi 46,03 persen, sementara sektor informal meningkat menjadi 53,97 persen.

Berdasarkan jam kerja, tambahnya pekerja penuh (bekerja minimal 35 jam per minggu) mencapai 67,41 persen dari total penduduk bekerja. Sisanya terdiri dari pekerja paruh waktu sebanyak 27,03 persen dan setengah penganggur sebesar 5,56 persen.

BACA JUGA  Eksaminasi Putusan Praperadilan Tom Lembong

Dari sisi pendidikan, 17,62 persen penduduk bekerja di DIY telah menempuh pendidikan tinggi (Diploma ke atas). Namun, komposisi tenaga kerja berpendidikan maksimal tamat SD justru meningkat menjadi 25,67 persen. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Tingkat pengangguran tertinggi tercatat pada lulusan Diploma IV dan Universitas sebesar 5,28 persen, sedangkan terendah pada lulusan SMP sebesar 2,04 persen,” jelasnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wamenkes Sebut Kontak Erat Serumah Jadi Kunci Putus Rantai TBC

WAKIL Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Benjamin Paulus Octavianus menyoroti pentingnya pemeriksaan kontak erat serumah pasien tuberkulosis (TBC). Menurutnya, pengobatan pasien saja belum cukup untuk memutus rantai penularan TBC. Hal itu…

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa