Ekonom Sampaikan 7 Desakan Darurat Ekonomi

  • Ekonomi
  • September 22, 2025
  • 0 Comments

PARA ekonom yang tergabung dalam Aliansi Ekonomi Indonesia (AEI) bersama Bidang Kajian Pengentasan Kemiskinan dan Ketimpangan (EQUITAS), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) menyelenggarakan diskusi publik bertajuk ‘Tujuh Desakan Darurat Ekonomi ‘di Ruang Multimedia (T-103) FEB UGM.

Diskusi membahas urgensi langkah strategis dalam menjawab tantangan perekonomian nasional yang semakin kompleks.

Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada memaparkan rincian tujuh desakan darurat ekonomi yang disampaikan para ekonom dan akademisi ke pemerintah.

Mislokasi anggaran

Pertama, mendesak pemerintah memperbaiki secara menyeluruh misalokasi anggaran dengan menempatkannya pada program dan kebijakan yang proporsional.

Kedua, menekankan pentingnya mengembalikan independensi dan transparansi institusi penyelenggara negara agar bebas dari intervensi pihak tertentu.

BACA JUGA  Guru Besar UGM Soroti Matinya Dua Ekor Gajah TN Way Kambas

Lalu desakan ketiga adalah menghentikan dominasi negara yang berisiko melemahkan perekonomian lokal, termasuk keterlibatan BUMN, TNI, dan Polri yang bisa menyingkirkan peran UMKM maupun sektor swasta.

Deregulasi kebijakan

Keempat mendorong deregulasi kebijakan, penyederhanaan perizinan, serta pemangkasan birokrasi yang kerap menghambat iklim usaha dan investasi. Desakan kelima menempatkan penanganan ketimpangan dalam berbagai dimensi sebagai prioritas utama.

Adapun desakan keenam adalah mengembalikan kebijakan berbasis bukti dan proses teknokratis, sekaligus menghentikan program populis yang berpotensi mengganggu stabilitas fiskal.

Dan ketujuh berfokus pada peningkatan kualitas institusi dengan membangun kembali kepercayaan publik, memperbaiki tata kelola demokrasi, dan memberantas praktik konflik kepentingan maupun perburuan rente.

“Tujuh desakan ini merupakan bentuk seruan bersama para ekonom agar penyelenggara negara segera menindaklanjuti secara serius persoalan perekonomian yang dirasakan rakyat,” ujar Sekar.

BACA JUGA  UGM Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Produktivitas rendah

Peneliti LPEM Universitas Indonesia Rizki Nauli Siregar, Ph.D.,  menyoroti soal masalah rendahnya produktivitas anak muda di Indonesia sekarang ini.

“Lebih dari 25% anak muda di Indonesia tidak produktif, baik tidak bekerja maupun tidak sekolah, khususnya perempuan,” katanya.

Kondisi ini menurutnya,  dampak dari misalokasi sumber daya yang masih masif, serta rapuhnya institusi penyelenggara negara akibat konflik kepentingan dan tata kelola yang tidak amanah.

Momentum refleksi

Dosen FEB UGM, Dr. Elan Satriawan mengatakan desakan darurat ekonomi ini dapat menjadi momentum refleksi dan dorongan bagi berbagai pihak untuk memperkuat tata kelola ekonomi nasional.

Menurutnya, diperlukan fondasi kebijakan yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada masyarakat, kesejahteraan dapat diwujudkan sejalan dengan cita-cita kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA  Pandemi Covid-19 Dinilai Ganggu Penanganan TBC dan HIV

Elan juga mengingatkan, kondisi dalam 10 tahun terakhir ini mirip dengan kondisi yang dialami Cile beberapa waktu lalu yang menimbulkan Chilean Paradox.

Ia mengingatkan Chilean Paradox atau Paradox Chile bisa juga terjadi di Indonesia jika tidak ada perubahan perbaikan yang berarti. (AGT/N-03)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

SEBANYAK 250 ekor hewan pilihan sapi perah, domba, dan unta dari Australia tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Senin malam (30/3). Hewan-hewan pilihan itu sengaja didatangkan importir Jawa Timur…

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

HARGA kebutuhan barang pokok di Jawa Barat terpantau mulai turun pasca-Idulfitri 2026. Penurunan tersebut terjadi karena pasokan stabil, permintaan yang kembali normal dan berbagai langkah pengendalian harga dari Pemprov Jabar..…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

  • March 30, 2026
Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

  • March 30, 2026
Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

  • March 30, 2026
Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal