
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, untuk mengetahui perkembangan YTR (29), korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat.
Dalam kunjungan tersebut, gubernur diterima oleh jajaran Direksi RSHS, yaitu Dirut RSHS H. Rachim Dinata Marsidi, Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Fitra Hengyana dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana.
Setelah melakukan pertemuan dengan jajaran direksi, Dedi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, R. Vini Adiani Dewi, bertemu dengan sekitar 14 dokter dan tim RSHS dari berbagai bidang ilmu di ruang Auditorium MCHC (Mother and Child Healthcare Center) RSHS.
“Paling utama melihat perkembangan dan rencana-rencana ke depan dari sisi medis. Insya Allah tadi sudah disampaikan Pemprov Jabar akan mendampingi sampai sembuh,” ungkapnya.
Dirut RSHS H. Rachim Dinata Marsidi mengatakan, Pemprov Jabar telah mendepositokan uang sebesar Rp1 miliar di RSHS untuk penyembuhan YTR.
“Kami dalam sebulan ini fokus di menghilangkan infeksi karena tidak bisa kita langsung operasi kalau infeksi masih ada, tidak akan sembuh,” terangnya.
Rachim menyebut, pihaknya telah membuat jadwal untuk penyembuhan pasien, termasuk bagian wajah dan kaki. Ia memperkirakan proses penyembuhan YTR memakan waktu satu tahun. (zahra/M-01)






