Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

INDONESIA siap menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tahun ini setelah mandatori biodiesel 50 persen (B50) pada Juli nanti. Hal tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Menurut Bahlil, total konsumsi solar di Indonesia saat ini telah mencapai 39 juta kiloliter (KL), dengan mandatori biodiesel 40 persen (B40).

“Besok Juli akan kita resmikan B50, itu menyelamatkan wajah Indonesia dari ketergantungan impor solar. Mulai tahun ini kita tidak lagi melakukan impor solar,” ungkap Bahlil di Jakarta, Kamis.

“Dari 39 juta kiloliter itu kemarin B40, itu 40 persen pakai FAME. FAME itu adalah dari CPO dengan metanol dicampur, jadilah FAME. Kemudian dicampur menjadi solar yang namanya B40,” lanjutnya.

BACA JUGA  PT Agrinas Siap Tunda Impor Mobil Pikap dari India

Jaga harga TBS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Dok.Ist)

Bahlil menyebut implementasi kebijakan B50 diharapkan mampu menjaga harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani sekaligus pengurangan impor BBM.

“Harga petani sawit lagi turun untuk menjamin market agar petani sawit kita harganya bagus, maka dilakukanlah hilirisasi terhadap konsumsi domestik,” kata dia.

Dia memperkirakan pemerintah mampu memenuhi kebutuhan domestik hingga 300 ribu barel per hari ketika mandatori B50 mulai berjalan.

“Jadi dengan B50 ini, konsumsi kita kan 50 persen dari solar itu kurang lebih sekitar 300 ribu barel per day yang bisa kita cover. Artinya impor solar, impor crude kita yang 1 juta barel per day itu tinggal sekitar 700 ribu barel per day, karena 300 ribu barelnya itu dikonversi dengan B50,” tegasnya..

BACA JUGA  Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Menurut Bahlil, uji teknis B50 untuk sektor otomotif telah dimulai sejak 2 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Pemerintah juga masih melakukan uji teknis pada alat dan mesin pertanian (alsintan), alat pertambangan, perkeretaapian dan pembangkit listrik. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Antisipasi Lonjakan Pengiriman Motor, Kalog Siap Optimal Operasional

SAAT memasuki periode libur panjang perguruan tinggi dan tahun ajaran baru yang umumnya berlangsung pada Juni hingga Juli, KAI Logistik (Kalog) melalui layanan pengiriman retail melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah…

Giliran KGPAA Paku Alam X Penuhi Pendataan SE2026

PETUGAS Sensus Ekonomi 2026, Rabu, mendatangi kediaman KGPAA Paku Alam X di Pura Pakualaman, Yogyakarta. Wakil Gubernur DIY itu turut menjadi responden SE2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

  • June 26, 2026
Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

  • June 25, 2026
Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Gempa Venezuela

  • June 25, 2026
Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Gempa Venezuela

Sekdes Damarsi Kembali Diperiksa Terkait Kasus TKD Jadi Kos Elite

  • June 25, 2026
Sekdes Damarsi Kembali Diperiksa Terkait Kasus TKD Jadi Kos Elite

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

  • June 25, 2026
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

Rektor UIN Sunan Kalijaga Terpilih sebagai Presiden AIUA 2026–2028

  • June 25, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Terpilih sebagai Presiden AIUA 2026–2028