
UNTUK meningkatkan kualitas penulisan riset di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia mengirim sebanyak 9 mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum ke Universiti Kebangsaan Malaysia.
Kesembilan mahasiswa itu membawa hasil riset masing-masing untuk melakukan desiminasi .
Kegiatan pelepasan Program Bangi Salad 2025 itu dikemas dalam Program 2nd Desimination Research 2025 Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UII pada Sabtu (20/9/2025).
Kaprodi Doktor Prof. Dr. M Syamsuddin, S.H.,M.Hum menyampaikan kegiatan itu terintegrasi dengan Program Bangi Salad 2025 merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh program doctor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UII.
Alami peningkatan
Program ini merupakan program kedua, yang sebelumnya pernah dilaksanakan kerjasama dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) 2025.
Dikatakan program yang kedua ini mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari mahasiswa program doctor Ilmu Hukum yang dibuktikan dengan jumlah kepesertaan mengalami peningkatan.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H.,M.Hum menambahkan program yang diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UII dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Doktor.
Hal ini tentunya, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan kolaboratif untuk melakukan desiminasi hasil riset mahasiwa Program Doktor.
Tingkatkan kualitas
Sejalan dengan itu pula ia menyatakan harapannya program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan meningkatkan bobot dan kualitasnya, tidak saja dalam bentuk kegiatan desiminsasi hasil riset bersama, tetapi dapat juga diwujudkan dengan kegiatan publikasi bersama antar perguruan mitra Fakultas Hukum UII yang ada di luar negeri.
Program Bangi Salad 2025 merupakan International Student Colloquium kedua dari berbagai negara dengan mengusung topik di bidang Environment Law, Business Law dan International Trade Law.
Prof Budi juga selaku Dekan menyambut baik kegiatan ini yang secara notabene merupakan aktivitas unggulan di program doktor guna peningkatan daya saing global yang dilakukan secara berkelanjutan. (AGT/N-01)







