Pemkab Samosir Bertekad Pertahankan Opini WTP

DALAM upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara di Medan, Selasa (25/3).

Penyerahan itu merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yang mengatur bahwa LKPD harus disampaikan maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menekankan bahwa penyusunan laporan keuangan bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi harus menjadi instrumen evaluasi yang meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Transparan dan akuntabel

Dengan harapan memperoleh kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, Vandiko menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel demi kemajuan Samosir.

BACA JUGA  2.000 Tenaga Honorer di Taput belum Gajian sejak Januari

“Kami berharap bimbingan dari BPK RI dalam mengevaluasi laporan ini agar dapat kembali memperoleh opini WTP. Ini bukan hanya pencapaian administratif, tetapi juga langkah menuju Samosir yang lebih unggul, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Vandiko.

Kendala Pemda

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, menyoroti beberapa tantangan yang sering menjadi kendala bagi pemerintah daerah dalam meraih opini WTP, seperti keterbatasan lingkup pemeriksaan, ketidakpatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintah, serta kelengkapan data yang masih kurang.

BPK RI akan melakukan pemeriksaan terhadap LKPD Kabupaten Samosir dalam waktu dua bulan ke depan. Jika hasilnya memenuhi standar akuntansi yang berlaku, Kabupaten Samosir berpeluang kembali meraih opini WTP, yang menjadi indikator utama tata kelola keuangan daerah yang sehat dan transparan.

BACA JUGA  Kondisi Keuangan Di Jawa Tengah Stabil

Menjaga tren positif

Upaya Samosir dalam mempertahankan opini WTP bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Keberhasilan memperoleh kembali opini WTP nantinya dapat berdampak pada peningkatan peluang investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Dengan motto Marsipature Hutana Be semangat membangun kampung halaman Bupati Vandiko optimis bahwa komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat akan membawa Samosir menuju tata kelola keuangan yang lebih baik, transparan, dan berdaya saing. (Satu/N-01)

BACA JUGA  BPK Temukan Belanja BBM DLH Purwakarta tidak Bisa Dipertanggung Jawabkan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam