Sekda DIY Tegaskan BPKP tidak Didesain sebagai Watchdog

SEKDA Daerah Istimewa Yogyakarta Benny Suharsono mengemukakan, Badan Pengawas Pembangunan (BPKP) tidak didesain sebagai watchdog yang akan selalu mencari kesalahan. Namun, institusi itu bertindak sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang tidak perlu ditakuti.

“BPKP bertindak sebagai quality insurance dalam hal tata kelola,” kata Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono di Kantor BPKP DIY pada Senin (18/11).

Dalam acara Workshop Penguatan Tata Kelola BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), di Wilayah Kerja Perwakilan BPKP DIY, lebih lanjut Beny mengatakan, dalam hal tata kelola, semua pihak harus mampu memahami apa yang disebut manajemen risiko.

BACA JUGA  Kepala BPKP Jatim Minta Perkuat Pengawasan APIP

“Dengan memahami manajemen risiko, tata kelola bisa kita lakukan dengan baik. Sebagai APIP, BPKP tidak untuk menguliti untuk mendapatkan temuan, tapi didesain sebagai quality insurance,” ujarnya.

Beny pun mengimbau agar dalam merumuskan dan menjalankan tata kelola BUMD, BLUD dan BUMDes, pemerintah kabupaten/kota bisa menjadikan BPKP sebagai tempat berkonsultasi dan berkeluh kesah. Beny juga berterima kasih pada BPKP karena sudah saling menguatkan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPKP DIY, Setyo Nugroho menyinggung terkait manajemen risiko. Ia berharap semua perumus tata kelola usaha dapat perhatikan manajemen risiko agar kebermanfaatan  dan dirasakan masyarakat. Tata kelola yang baik akan mendukung APBD.

“Melalui workshop ini, diharapkan tidak hanya dapat mendukung APBD, tetapi juga adanya peningkatan ruang fiskal, peningkatan entrepreneurship, hingga meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa, dan meningkatkan kemandirian ,” katanya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Bumdes Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Dimitry Ramadan

Related Posts

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Kompetisi Elite Pro Academy/EPA ONE 2026/2027 resmi bergulir. Laga pembuka EPA ONE 2026/2027 yang mempertemukan Dewa United Banten FC U20 dan Persija Jakarta U20 berlangsung di Training Ground Dewa United…

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out. Partai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik