PPP Jawa Tengah Mantap Usung Gus Yasin di Muktamar

DEWAN Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah mantap mengusung Gus Yasin (Taj Yasin) Maimoen maju sebagian Calon Ketua Umum PPP pada Muktamar ke-10 pasca-lebaran.

Gus Yasin dianggap figur paling layak memimpin PPP masa depan sesuai tema Muktamar yang sedang digaungkan  “back to pesantren.”

Sebagai putra Kyai Kharismatik Mbah Maimoen Zubaer, Gus Yasin lahir dan besar di Pesantren Al Anwar Sarang Rembang. Sehingga sangat tepat menjadi nahkoda partai ka’bah.

Hal itu dikatakan Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie, saat acara Buka Bersama Gus Yasin, di Ponpes Fadhlul Fadhlan, Mijen Semarang.

“Kenapa Gus Yasin, ya karena kita harus back to pesantren (PPP harus kembali ke Pesantren. Red). Selain itu beliau putra Mbah Maimoen Zubaer, Kyai sepuh yang pernah membesarkan PPP. Gus Yasin figur yang paling layak memimpin PPP ke depan,” kata Masruhan.

“Ini momen yang bagus yang  kita idam-idamkan bersama. Sudah lama para DPC ingin ketemu Gus Yasin. Jadi kita sudah melontarkan isu strategis yang ini menjadi PR bagi teman-teman wilayah lain, yaitu back to pesantren,  Gus Yasin figur yang paling tepat,” katanya.

BACA JUGA  Muktamar PPP X Jadi Penentu Nasib Partai Kabah

Ambil inisiatif

Soal mengusung nama Gus Yasin, menurutnya PPP Jawa Tengah merupakan yang pertama mewacanakan kepada DPW lainya. Termasuk yang menginisiasi kembalinya PPP kepada pesantren.

“Jadi kami ini tidak sekadar mendukung. Tetapi yang mengambil inisiatif mengusulkan pertama. Karena kalau mendukung berarti usulan dari orang lain. Tetapi kami yang mengusulkan, PPP yang mengambil miqot (start awal) mengusung Gus Yasin. Berangkat dari sinilah kami akan mengantar Gus Yasin menjadi Ketua Umum,”ucapnya optimis.

Setelah pertemuan awal tersebut, pihaknya akan membawa isu strategis itu ke Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil). Forum itulah yang akan mengusung secara resmi nama Gus Yasin.

“Dari pertemuan awal ini, semua sudah pada tahu kan, semua DPC yang hadir welcome. Langkah selanjutnya kami akan membawa inisiatif ini ke forum resmi, yaitu di Forum Rapat Wilayah DPW, dari situlah kami akan mengusung secara resmi Gus Yasin,” tambah Masruhan.

Pantau jadwal

Menururnya, saat ini posisi PPP Jateng memantau jadwal Muktamar. Ada yang mengatakan Muktamar April pasca lebaran. Jika itu benar, pihaknya  akan bergerak cepat melakukan rapat wilayah. Tapi jika Muktamar akhir tahun masih ada waktu yang cukup untuk persiapan.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Sosialisasikan Manfaat Program Pesantren Obah

“Kalau menurut saya ya secepatnya saja, Muktamar sesuai aturan mekanisme organisasi. Yakni setelah Rapimnas yang diikuti semua DPW se- Indonesia, forum waktu itu menyerahkan kepada DPP untuk merumuskan kapan jadwalnya.”

“Tetapi sampai detik ini DPP sendiri belum nentuin jadwal. Dari keputusan DPP itu nanti ada tenggang waktu 3 bulan, jika diputuskan April, maka 3 bulan setelah April itulah kita Muktamar,” jelasnya.

Soal tempat Muktamar, Masruham menyerahkan kepada DPP. Tetapi saat Rapimnas Jawa Tengah sudah mengusulkan siap ditempati. Sebelumnya ada isu Muktamar akan digelar di Bali.

Ganti Ketum

Masruhan mengatakan, untuk memperbaiki PPP ke depan, langkah awal yang harus dibenahi adalah mengganti Ketua Umumnya. Dialah yang paling bertanggung jawab atas gagalnya PPP lolos parlemen pada pemilu 2024 lalu. Semua pengurus pusat juga punya dosa atas kenyataan pahit tersebut.

“Maka Ketua Umum ke depan dituntut mampu secara manajemen, leadership, termasuk dana dan upaya-upaya untuk membesarkan partai kedepan. Gus Yasin paling tepat menurut kami,” kata anggota DPRD Jateng dari PPP itu.

BACA JUGA  PPP Tolak Pendirian Peternakan Babi di Jepara

Soal kondisi DPW PPP di 34 provinsi wilayah  lain, Masruhn mengaku belum tahu. Saat ini semua masih menerima masukan-masukan. Sebab di luar sana masih beredar nama-nama selain Gus Yasin.

Asal tahu, dalam momen buka bersama di Ponpes Fadhlul Fadhlan itu, Gus Yasin mengisyaratkan siap maju sebagai Ketua Umum PPP. Memang tidak secara gamblang mengatakanya. Tetapi sebagai kader dia siap jika dianggap layak untuk memperbaiki PPP ke depan.

“Saya belum bisa mengatakan maju atau tidak ya, tetapi sebagai kader siap diajak menolong partai PPP supaya maju. Ke depan  PPP harus kembali ke pesantren. Kita harus merangkul kembali para Kyai, para kader, para pengurus PPP untuk bersatu membesarkan partai. Saat ini, menurut istilah Mbah Mun, PPP sedang tirakat, tidak masuk parlemen. Tetapi harus tetap kompak dan solid menyongsong pemilu 2029,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengan itu. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

SEKRETARIAT Jenderal MPR RI meminta maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu…

Maung Garuda Prabowo Curi Perhatian di KTT ASEAN

ADA yang berbeda dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri kali ini. Hal itu karena Presiden Prabowo memilih menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan