Gubernur Bengkulu Peras Kepala Dinas untuk Biayai Timses Pilgub

GUBERNUR Bengkulu Rohidin Mersyah akan menggunakan uang hasil memeras kepala dinas untuk ongkos tim sukses pemilihan gubernur Bengkulu yang ia ikuti.

Rohidin Mersyah adalah petahana yang akan maju dalam kontestasi Pilgub Bengkulu untuk dua periode.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Senin (25/11) mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan dan bukti-bukti bahwa Rohidin meminta uang kepada sejumlah orang.

Uang itu untuk membiayai timsesnya agar ia kembali terpilih sebagai Gubernur Bengkulu.

“Kalau dilihat dari bukti-bukti chatting WA yang berhasil diamankan dari HP-nya itu tergambar jelas, bahwa uang ini nanti untuk tim sukses,” ungkap Alexander Mawarta.

Jadi, tim sukses ada permintaan uang untuk kelompok ini, untuk warga sini, dan seterusnya,” lanjutnya.

Tim penyidik KPK menemukan uang berasal dari pemerasan yang dilakukan Rohidin terhadap jajaran kepala dinas.

BACA JUGA  Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Menghilang Sejak 6 Oktober

Juga kepala organisasi perangkat daerah, dan kepala biro Pemerintah Provinsi Bengkulu nilainya mencapai Rp7 miliar.

“Dia menjadi tim sukses dan ada instruksi perintah untuk menghimpun sejumlah dana” ujarnya.

Uang itu diperoleh lewat potongan tunjangan perbaikan penghasilan pegawai.

“Termasuk dari iuran mungkin dari pengusaha dan lain sebagainya gitu,” kata Alexander Mawarta.

Hasil penyelidikan KPK, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi menyerahkan uang Rp200 juta kepada Rohidin lewat ajudan gubernur.

Agar Syafriandi tidak dicopot dari jabatannya sebagai kepala dinas maka ia menyerahkan uang kepada Rohidin.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menyerahkan uang Rp500 juta.

Duit itu berasal dari pemotongan sejumlah anggaran, seperti ATK, SPPD, sampai tunjangan pegawai.

BACA JUGA  OTT KPK Wamenaker: Puluhan Mobil hingga Motor Ducati Disita

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Saidirman menyetorkan uang Rp2,9 miliar atas permintaan Rohidin.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Bengkulu Ferry Ernest Parera mengumpulkan uang Rp1,4 miliar dari sejumlah satuan kerja   disetorkan ke Rohidin.

Informasi pemerasan yang dilakukan Rohidin  sampai ke telinga KPK.

Investigasi KPK akhirnya berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) Sabtu (23/11) malam.

Gubernur Bengkulu peras OPD

Saat OTT, penyidik KPK menangkap 8 orang. Rinciannya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Sekretaris Daerah Bengkulu Isnan Fajri dan ajudan Gubernur Bengkulu Evrianshah alias Anca.

Kemudian  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Saidirman.

Lalu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu Syarifudin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bengkulu Ferry Ernest Parera.

BACA JUGA  Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersangka, Terbukti Terima Suap

Dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso.

Delapan orang tersebut kemudian diterbangkan KPK ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rohidin Mersyah (RM), Isnan Fajri (IF), dan Evrianshah (EV) alias Anca.

“KPK selanjutnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni RM, IF, dan EV,” kata Alex.

Ketiga tersangka ini langsung ditahan selama 20 hari di rutan cabang KPK. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

KAPAL Induk Giuseppe Garibaldi dipastikan bakal tiba di Tanah Air tepat waktu, tepatnya pada pekan ketiga September. Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Edwin. Menurut dia,…

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

RAKSASA Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Piala Super Eropa setelah mengalahkan Aston Villa 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria pada Kamis dini hari WIB. Kedua gol PSG…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

  • August 14, 2026
Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

  • August 14, 2026
Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

  • August 13, 2026
Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk Jadi Arsitek Belanda

  • August 13, 2026
Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk  Jadi Arsitek  Belanda

BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

  • August 13, 2026
BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

  • August 13, 2026
DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo