Gubernur Bengkulu Peras Kepala Dinas untuk Biayai Timses Pilgub

GUBERNUR Bengkulu Rohidin Mersyah akan menggunakan uang hasil memeras kepala dinas untuk ongkos tim sukses pemilihan gubernur Bengkulu yang ia ikuti.

Rohidin Mersyah adalah petahana yang akan maju dalam kontestasi Pilgub Bengkulu untuk dua periode.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Senin (25/11) mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan dan bukti-bukti bahwa Rohidin meminta uang kepada sejumlah orang.

Uang itu untuk membiayai timsesnya agar ia kembali terpilih sebagai Gubernur Bengkulu.

“Kalau dilihat dari bukti-bukti chatting WA yang berhasil diamankan dari HP-nya itu tergambar jelas, bahwa uang ini nanti untuk tim sukses,” ungkap Alexander Mawarta.

Jadi, tim sukses ada permintaan uang untuk kelompok ini, untuk warga sini, dan seterusnya,” lanjutnya.

Tim penyidik KPK menemukan uang berasal dari pemerasan yang dilakukan Rohidin terhadap jajaran kepala dinas.

BACA JUGA  KPK Tangkap Tangan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersya

Juga kepala organisasi perangkat daerah, dan kepala biro Pemerintah Provinsi Bengkulu nilainya mencapai Rp7 miliar.

“Dia menjadi tim sukses dan ada instruksi perintah untuk menghimpun sejumlah dana” ujarnya.

Uang itu diperoleh lewat potongan tunjangan perbaikan penghasilan pegawai.

“Termasuk dari iuran mungkin dari pengusaha dan lain sebagainya gitu,” kata Alexander Mawarta.

Hasil penyelidikan KPK, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi menyerahkan uang Rp200 juta kepada Rohidin lewat ajudan gubernur.

Agar Syafriandi tidak dicopot dari jabatannya sebagai kepala dinas maka ia menyerahkan uang kepada Rohidin.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menyerahkan uang Rp500 juta.

Duit itu berasal dari pemotongan sejumlah anggaran, seperti ATK, SPPD, sampai tunjangan pegawai.

BACA JUGA  KPK Tangkap Gubernur Riau Abdul Wahid

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Saidirman menyetorkan uang Rp2,9 miliar atas permintaan Rohidin.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Bengkulu Ferry Ernest Parera mengumpulkan uang Rp1,4 miliar dari sejumlah satuan kerja   disetorkan ke Rohidin.

Informasi pemerasan yang dilakukan Rohidin  sampai ke telinga KPK.

Investigasi KPK akhirnya berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) Sabtu (23/11) malam.

Gubernur Bengkulu peras OPD

Saat OTT, penyidik KPK menangkap 8 orang. Rinciannya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Sekretaris Daerah Bengkulu Isnan Fajri dan ajudan Gubernur Bengkulu Evrianshah alias Anca.

Kemudian  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Saidirman.

Lalu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu Syarifudin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bengkulu Ferry Ernest Parera.

BACA JUGA  Immanuel Ebenezer Berharap Dapat Amnesti Prabowo

Dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso.

Delapan orang tersebut kemudian diterbangkan KPK ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rohidin Mersyah (RM), Isnan Fajri (IF), dan Evrianshah (EV) alias Anca.

“KPK selanjutnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni RM, IF, dan EV,” kata Alex.

Ketiga tersangka ini langsung ditahan selama 20 hari di rutan cabang KPK. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penista Agama

SEBANYAK empat orang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus penistaan agama saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, keempatnya…

Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengusulkan satu nama untuk calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan itu sudah disampaikan melalui Surat Presiden ke pimpinan DPR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk Jadi Arsitek Belanda

  • August 13, 2026

BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

  • August 13, 2026
BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

  • August 13, 2026
DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penista Agama

  • August 13, 2026
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penista Agama

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

  • August 13, 2026
JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

  • August 13, 2026
Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN