
FAKULTAS Peternakan (Fapet) UGM, menerima hibah 5 unit traktor cultivator dari CV Karya Hidup Sentosa (Quick Tractor), Kamis.
Kelima unit traktor tersebut diserahkan oleh Asisten Kepala Unit Spesial Marketing CV Karya Hidup Sentosa Wawan Kartika Hadi, STP dan diterima Dekan Fapet, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng di kampus Fapet UGM.
Dekan Prof. Budi Guntoro dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas pemberian hibah cultivator tersebut.
Menurut dia bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan tanaman pakan seperti rumput Gama Umami dan rumput unggul lainnya serta kegiatan Tridarma di Fapet lainnya.
“Harapannya dengan CSR ini ada sinergi antara dunia industri dengan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi khususnya peternakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Prof. Budi.
Pengembangan laboratorium
Kehadiran traktor cultivator ini ujarnya selaras dengan pengembangan laboratorium Biosistem Industri Peternakan (Mekanisasi dan Otomasi) di Fapet UGM yang kini tengah disusun.
Nantinya, imbuh Dekan, para ahli dari Quick Traktor bersama peneliti-dosen Fapet UGM bisa berkolaborasi dalam pengembangan laboratorium tersebut.
Sementara Wawan Kartika mengatakan pihaknya berterima kasih atas kerja sama yang dijalin. Kerja sama tersebut harapannya bisa menjadi sarana pembelajaran bersama serta alih teknologi dengan SDM di perguruan tinggi.
“Terima kasih atas kerja sama yang dijalin. Ke depan harapannya alumni Fapet UGM juga bisa bergabung dan berkarier di Quick Traktor,”kata Wawan.
Quick Traktor adalah perusahaan manufaktur alat dan mesin pertanian (alsintan) asal Indonesia yang berkantor pusat di Yogyakarta. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1953 dan dikenal sebagai salah satu produsen traktor tangan (hand tractor) terbesar di Indonesia. (AGT/M-01)







