Fapet UGM Berkomitmen Dukung Pendidikan Inklusif

DEKAN Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengunjungi salah satu calon mahasiswa yang diterima di Fakultas Peternakan UGM, Muhammad Nur Arifin di rumahnya di Dayu, Gadingsari, Sanden, Bantul.

Dalam kunjungan tersebut, dekan didampingi Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Prof. Yuny Erwanto dan Sekretaris Prodi S1 Fapet, Viagian Pastawan, Ph.d.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Budi Guntoro berharap Arifin bisa fokus dan mengoptimalkan diri saat kuliah nanti.

“Selamat mas. Ke depan harus fokus baik studi maupun di organisasi nanti. Manfaatkan kesempatan yang diberikan dengan beasiswa kuliah gratis ini untuk masa depan yang lebih baik,” pesan Prof. Budi Guntoro.

Berbagai bentuk dukungan

Dekan melihat keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk memperoleh pendidikan tinggi. Fapet UGM berkomitmen memastikan mahasiswa dapat belajar dengan tenang dan menyelesaikan studinya secara optimal melalui berbagai bentuk dukungan yang tersedia.

Kisah Muhammad Nur Arifin menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, dan dukungan keluarga dapat membuka jalan menuju perguruan tinggi impian.

BACA JUGA  UNE Pererat Kerja Sama dengan Fapet UGM

Melalui pendidikan di Fapet UGM, ia berharap dapat memperdalam ilmu peternakan dan nutrisi ternak serta mewujudkan cita-citanya menjadi peternak unggas yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat.

Muhammad Nur Arifin  diterima di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 non KIP Kuliah.

Suka beternak

Lulusan SMAN 1 Bantul tersebut menjadi kebanggaan keluarga yang telah melalui berbagai perjuangan hidup.

Arifin, yang lahir di Bantul pada 17 Juli 2006, mengaku tidak menyangka dapat diterima di Fapet UGM. Bahkan, saat proses pemilihan jurusan, beberapa guru sempat menyarankan dirinya untuk memilih program studi lain.

Namun kecintaannya terhadap dunia peternakan membuatnya mantap memilih Fapet UGM.

“Sejak kecil saya sudah senang memelihara hewan, terutama kambing. Walaupun dulu pernah mengalami pengalaman sedih karena kambing peliharaan saya mati saat masih SD, ketertarikan saya pada peternakan tidak pernah hilang,” ungkap Arifin.

Bantu peternakan tetangga

Ketertarikan tersebut semakin kuat karena ia bercita-cita mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di masa depan.

BACA JUGA  2.936 Peserta Ikuti UTBK–SNBT di UPN Veteran Yogyakarta

Selain itu, ia juga memiliki minat besar pada bidang nutrisi dan pangan yang menjadi salah satu alasan memilih Fapet UGM sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Menjelang perkuliahan dimulai, Arifin tidak menghabiskan waktunya dengan berdiam diri. Sejak awal Juni hingga akhir Juli, ia membantu kegiatan peternakan milik tetangganya yang sedang menjadi lokasi praktik mahasiswa UGM di THR Farm, Karanganyar.

Dalam kesehariannya, Arifin bertugas mengambil telur, memberikan pakan ternak, serta memantau suhu kandang.

“Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bagaimana pengelolaan peternakan dilakukan secara langsung. Saya jadi semakin yakin memilih peternakan sebagai bidang yang ingin saya tekuni,” katanya.

Musikalisasi puisi

Di bidang nonakademik, Arifin juga memiliki prestasi membanggakan. Ia pernah meraih juara lomba musikalisasi puisi tingkat propinsi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa selain memiliki minat pada peternakan, ia juga aktif mengembangkan kemampuan di bidang seni dan literasi.

Arifin merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara. Perjalanan hidupnya tidak selalu mudah. Ayahnya, Karyana, yang bekerja sebagai tukang kayu, telah meninggal dunia sekitar 15 tahun lalu. Sejak saat itu, ibunya, Ngalimah, menjadi sosok yang berjuang membesarkan dan mendidik anak-anaknya.

BACA JUGA  Calon Mahasiswa Diimbau Pilih Prodi Sesuai Minat dan Passion

Selain berjualan keripik pisang berdasarkan pesanan, Ngalimah juga mengajar kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di lingkungan tempat tinggalnya. Ia juga rutin mengadakan pengajian bagi anak-anak kampung setiap selesai salat Magrib di rumahnya.

Ketekunan dan kedisplinan

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat hingga bagian teras rumah mereka pernah mendapatkan bantuan rehabilitasi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas diterimanya Arifin di UGM. Semoga anak saya diberikan kemudahan dalam menempuh kuliah dan dapat meraih cita-citanya,” tutur Ngalimah.

Di tengah berbagai keterbatasan, Arifin menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui ketekunan dan kedisiplinan belajar. Menurut sang ibu, putranya tidak pernah mengikuti les tambahan. Namun, ia dikenal sebagai anak yang fokus saat belajar di sekolah sehingga tidak perlu mengulang pelajaran secara berlebihan di rumah.(AGT/M-01)

Related Posts

Disdik Sidoarjo Dorong Perpustakaan Digital Perluas Akses Literasi Siswa

PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo terus mendorong perluasan akses literasi siswa melalui program Perpustakaan Digital Sekolah. Inovasi berbasis aplikasi itu diharapkan dapat meningkatkan minat baca sekaligus mengasah kemampuan menulis siswa di tengah…

Unisa Yogyakarta Ajak Mahasiswa Bangun Karakter Keislaman

UNIVERSITAS ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta mengajak mahasiswa membangun karakter keislaman melalui program Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Partisipatif. Program itu mendorong mahasiswa tidak hanya memahami ajaran agama di ruang kelas, tetapi juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah