Viral Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Hadapi 10 Laporan

KOMIKA Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Senin (2/2), terkait materi candaan tentang adat Toraja dalam pertunjukan stand up komedi bertajuk Mens Rea.

Dalam siniar Curhat Bang Densu yang tayang pada hari yang sama, Pandji mengungkapkan terdapat 10 laporan yang dialamatkan kepadanya akibat materi tersebut.

“Gue lupa apa saja, ada yang menyinggung Wapres Gibran, ada juga beberapa soal dugaan penistaan agama dari organisasi gabungan NU dan Muhammadiyah,” ujarnya.

Saat ditanya Denny Sumargo selaku host mengenai responsnya atas laporan tersebut, Pandji mengaku terkejut.

“Kaget, sejujurnya, karena yang saya lihat itu riuh sekali. Padahal ini cuma bercandaan, dan yang datang juga jelas menonton pertunjukan komedi,” katanya.

BACA JUGA  Marshel Widianto Calon Wakil Wali Kota Tangsel Pilihan Gerindra

Pandji menjelaskan, Mens Rea berarti “niat jahat”. Menurutnya, pertunjukan tersebut tidak memiliki unsur niat jahat. Ia bahkan mencantumkan keterangan bahwa acara tersebut dijamin tidak mengandung niat jahat dan murni tontonan komedi.

Menjawab pertanyaan soal pemilihan judul, Pandji mengatakan ia menyukai istilah-istilah hukum dan telah menyiapkannya sebagai judul pertunjukan.

Mens Rea itu niat jahat. Kalau ada kasus, kita cek ada niat jahat atau tidak. Di politik juga, lihat ujungnya, bukan niat jahat,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh materi dalam pertunjukan tersebut digarap sendiri tanpa konsultasi dengan tim.

“Karya ini hak prerogatif saya, tidak ada diskusi dengan tim. Saya berhenti memikirkan ini aman atau tidak sejak kasus kucing,” katanya.

BACA JUGA  Marshel Widianto Calon Wakil Wali Kota Tangsel Pilihan Gerindra

Pada 2019, Pandji sempat menuai kritik setelah menyebut kucing sebagai “hewan gembel” dalam tur Pandji Pragiwaksono World Tour Jakarta. Pernyataan itu mendapat kecaman dari pecinta hewan.

“Jokes kucing itu didesain untuk aman, tapi tetap ada kecaman. Sejak saat itu saya memilih berbicara apa yang saya mau selama lucu dan tidak ada niat jahat,” ujarnya.

Meski demikian, Pandji menyatakan siap berdialog dengan kelompok masyarakat yang melaporkan atau mengkritiknya. Namun, ia menegaskan bahwa dalam urusan panggung komedi, dirinya memiliki kewenangan penuh dalam menentukan materi yang dibawakan. (*/S-01)

BACA JUGA  Marshel Widianto Calon Wakil Wali Kota Tangsel Pilihan Gerindra

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal