Bahaya Tanning Bisa Memicu Kanker Kulit

BAHAYA tanning (penggelapan kulit)  harus diketahui sejak dini. Tanning adalah tanda kerusakan kulit. Meskipun sering dikaitkan dengan kesan sehat, “kilau” kulit kecokelatan sebenarnya adalah kebalikan dari sehat.

Itu merupakan bukti adanya kerusakan DNA pada kulit Anda. Bahaya tanning merusak sel-sel kulit dan mempercepat tanda-tanda penuaan yang terlihat. Paling parah, tanning dapat menyebabkan kanker kulit.

Fakta penting tidak ada tanning yang aman atau sehat. Tanning meningkatkan risiko terkena karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.

Dikutip dari skincancer.org, tanning disebabkan oleh paparan radiasi ultraviolet (UV) dari matahari atau tanning bed (tempat tanning buatan), yang menyebabkan kerusakan genetik pada sel-sel di lapisan terluar kulit.

BACA JUGA  Setop Stigma Negatif untuk Penyintas Psoriasis

Kulit berusaha mencegah kerusakan lebih lanjut dengan memproduksi melanin (pigmen yang memberi warna pada kulit), yang menghasilkan warna gelap. Inilah yang kita kenal sebagai tan.

Kerusakan kulit dimulai sejak tanning pertama kali. Setiap kali Anda tanning, kerusakan terus bertambah, menyebabkan lebih banyak mutasi genetik dan meningkatkan risiko kesehatan.

Tanning dalam ruangan berbahaya

Bahaya tanning bed bukan alternatif aman dari sinar matahari. Alat ini bahkan meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

Sebuah studi terhadap 63 perempuan yang didiagnosis melanoma sebelum usia 30 tahun menunjukkan bahwa 61 orang (97%) di antaranya menggunakan tanning bed.

Bahkan jika warna kulit Anda tidak terang atau putih, tanning tetap menyebabkan kerusakan DNA, yang bisa berujung pada penuaan dini dan kanker kulit.

BACA JUGA  Joe Biden Jalani Operasi Pengangkatan Sel Kanker Kulit

Cara Mudah Menurunkan Risiko Kanker Kulit

  • Hindari tanning sama sekali: Ini adalah cara terbaik untuk mencegah kerusakan kulit yang tidak sehat dan tidak enak dipandang.
  • Gunakan tanning palsu, bukan berjemur: Jika Anda menginginkan warna kulit kecokelatan, pertimbangkan menggunakan produk tanning tanpa sinar matahari (sunless tanning). Ada banyak pilihan untuk mendapatkan tampilan kulit keemasan — tapi tetap gunakan pelindung matahari!
  • Tingkatkan kecerahan kulit tanpa tanning: Lakukan olahraga aerobik atau latihan intensitas tinggi untuk mendapatkan kulit cerah dan sehat secara alami. Berolahraga juga membuat tubuh dan suasana hati jadi lebih baik.
  • Minum cukup air dan makan makanan bergizi: Konsumsi banyak air dan pilih makanan utuh serta tidak diproses. (S-01)
BACA JUGA  Setop Stigma Negatif untuk Penyintas Psoriasis

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • April 21, 2026
Antusiasme Tinggi, ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 

SETELAH melihat tingginya minat calon mahasiswa dari berbagai daerah mendorong Institut Teknologi Bandung memperpanjang masa pendaftaran Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB Tahun Akademik (TA) 2026/2027. Langkah itu diambil untuk memberi…

Rayakan HUT ke-9, Bolt Terus Berinovasi dan Berekspansi

SEBAGAI salah satu produsen makanan hewan peliharaan (anabul) dalam negeri, Bolt Pet Food berambisi untuk terus memperluas pangsa pasarnya, bukan hanya di Tanah Air, tetapi juga hingga ke mancanegara. Hal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

  • May 2, 2026
10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

  • May 2, 2026
Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

  • May 2, 2026
Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

  • May 2, 2026
Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

  • May 2, 2026
Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

  • May 2, 2026
Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat