
MALUT United sukses mengalahkan Persis 5-2 dalam lanjutan Super League, Sabtu (2/5) malam WIB. Hebatnya, kemenangan itu didapat Laskar Kie Raha–julukan Malut United–meski bertindak sebagai tim tamu dan mereka bermain hanya dengan sepuluh pemain.
Dalam duel di Stadion Jatidiri, Semarang itu, Persis memimpin di menit ke-14 lewat aksi Bruno Gomes. Namun keunggulan Persis hanya bertahan lima menit. Malut menyamakan skor lewat tandukan David da Silva yang menyambut set-piece dari Tyronne del Pino.
Malut harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-31 usai Gustavo Franca diganjar kartu merah akibat melakukan takling terhadap Paparyha. Namun kehilangan jumlah pemain tak mengurangi daya gedor Malut.
Tim tamu bahkan berbalik unggul di menit ke-39 lewat tandukan Da Silva. Tidak berhenti sampai di situ, Da Silva lalu mencetak hat-trick di injury time babak pertama lewat tendangan penalti.
Hadiah penalti
Wasit menunjuk titik putih usai tembakan Yance Sayuri mengenai tangan Luka Dumancic di kotak penalti Persis. Malut kembali menambah gol melalui tandukan Nilson Junior di menir ke-49 yang menyambut assist Tyronne. Skor menjadi 5-1 usai Yakob Sayuri membobol gawang Persis di menit ke-68.
Persis hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Arkhan Kaka di menit ke-77. Hasil itu membawa Malut duduk di urutan empat dengan 52 poin dari 31 laga, menggeser posisi Persebaya yang defsiit satu poin. Sedangkan Persis di urutan 16 dengan 27 poin dari 31 laga.
Promosi ke Super League

Sementara itu, Garudayaksa FC memastikan promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan Persikad Depok 3-1 pada laga penentuan Grup A di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Kemenangan itu memastikan Garudayaksa finis sebagai juara Grup A sekaligus mengamankan tiket promosi otomatis ke Liga 1, meski di laga lain Adhyaksa FC menang 4-0 atas Sriwijaya FC.
Selanjutnya, tim milik Presiden Prabowo Subianto itu akan menghadapi wakil Grup B, PSS Sleman atau Persipura Jayapura.
“Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras, manajemen yang selalu mendukung, dan suporter,” kata Pelatih Garudayaksa FC Widodo Cahyono Putro. (*/N-01 )







