Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme. Hal itu disampaikannya saat acara World Autism Awareness Day 2026 Senin (13/4).

Farhan menyebut, peringatan tidak cukup hanya dilakukan pada satu hari saja, melainkan perlu digaungkan secara konsisten selama satu bulan penuh melalui berbagai kanal informasi.

Upaya ini dinilai penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mengurangi stigma terhadap individu dengan autisme.

“Selama bulan April ini, gaung tentang Autism Awareness harus terus kita suarakan. Ini bukan hanya peringatan tapi gerakan bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat,” tandasnya.

Tidak ada data resmi

Farhan menerangkan, kegiatan yang digelar komunitas autisme di Kota Bandung telah menjadi tradisi tahunan.

BACA JUGA  Pendeta Harus Jadi Pemimpin Moral dan Sosial

Acara tersebut tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga menampilkan bakat luar biasa dari individu dengan autisme, mulai dari pertunjukan seni hingga pameran karya. Ia mengaku terkesan dengan kualitas karya yang ditampilkan.

“Karyanya bagus sekali bahkan ini salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat baik seni rupa maupun kriya,” tuturnya.

Namun, Farhan mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menghadapi tantangan dalam pendataan jumlah individu dengan autisme. Hingga saat ini, belum ada data pasti mengenai jumlah penyandang autisme di Kota Bandung.

Tingkatkan sensitivitas

Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari sulitnya proses kategorisasi hingga masih adanya stigma di masyarakat. Tidak sedikit keluarga yang enggan membuka kondisi anggota keluarganya atau bahkan belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai autisme.

BACA JUGA  Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

“Kadang dianggap sebagai keterbelakangan biasa padahal ini berbeda. Ini yang menjadi tantangan kita dalam penanganan autisme di Kota Bandung,” terangnya.

Sebagai langkah ke depan,kata Farhan Pemkot Bandung terus berupaya meningkatkan sensitivitas dan respons terhadap fenomena yang muncul di masyarakat.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kemampuan untuk mengidentifikasi autisme juga semakin baik. Dirinya berharap, dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman, masyarakat dapat lebih terbuka dan inklusif terhadap individu dengan autisme, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

“Hal yang kita lakukan sebetulnya sekarang adalah setiap kali kita melihat ada fenomena, kita berusaha sentuh karena kelihatannya memang dengan bertambahnya perkembangan ilmu pengetahuan tentang autism kita bisa lebih mampu untuk mengidentifikasi individu-individu yang autism ini,” ucapnya. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Farhan Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Ajak Nobar Duel Persib-Persija

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

POLSEK Ajibarang Polresta Banyumas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ajibarang bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Petak 32 Perhutani Banyumas Barat, Desa Tipar Kidul, Kecamatan…

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

SRI SULTAN Hamengku Buwono X mengemukakan terpilihnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tuan rumah Kongres XI World Union of Jesuit Alumni (WUJA) diharapkan dapat menjadi ruang batin bersama bagi para…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00