Disebut Kota Termacet, Farhan Undang Lembaga Survei TomTom Traffic

WALI Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku ingin mengudang langsung TomTom Traffic dan memaparkan secara detail data yang mereka punya terkait kemacetan di Bandung.

Hal itu dilandasi rasa penasaran Farhan atas hasil survei yang dilakukan TomTom Traffic pada 2024 yang merilis Bandung sebagai kota termacet di Indonesia dan menempati posisi ke-12 di dunia.

TomTom Traffic menyebut berdasarkan peringkat indeks kondisi lalu lintas terhadap 500 kota yang ada di 62 negara dan 6 benua dengan indeks yang dibuat berdasarkan waktu tempuh rata-rata dan tingkat kemacetan.

“Saya belum mengetahui secara detil lembaga pemeringkat TomTom Traffic dan ingin mengundang langsung pihak TomTom ke Bandung. Saya undang secara terbuka. Saya ingin mereka paparkan langsung data mereka untuk jadi pengambilan kebijakan,” ungkap Farhan.

BACA JUGA  BKSDA Jabar Gandeng Kebun Binatang Bandung Adakan Pelatihan Penanganan Satwa

Kerja sama teknologi

Menurut Farhan, Kota Bandung harus terbuka terhadap kerja sama teknologi berbasis data, sehingga Farhan terbuka terhadap berbagai macam bentuk kerja sama, khususnya dalam platform teknologi digital yang salah satunya untuk mengatasi kemacetan.

“Saya menghargai bahwa ada sebuah lembaga survei yang bernama TomTom. Survei itu saya baru dengar, tapi kalau memang ini lembaga internasional, saya sangat ingin mengundang mereka ke Bandung untuk memaparkan hasil surveinya,” tuturnya.

Berbasis data

Saat ini lanjut Farhan, kemacetan menjadi masalah serius yang harus ditangani dengan pendekatan berbasis data, sehingga Pemkot Bandung masih mencoba melacak siapa pengelola lembaga survei tersebut.

“Sampai sekarang saya belum ketemu siapa pengelola TomTom ini. Tapi kalau ada, saya ingin undang mereka untuk presentasi data yang mereka miliki. Kalau itu bisa jadi biodata mobilitas, akan sangat berguna untuk pendataan dan pengambilan kebijakan,” bebernya.

BACA JUGA  Baznas Catat Jumlah Hewan Kurban di Jabar Lebih dari 300 Ribu Ekor

Masalah serius

Farhan mengakui bahwa kemacetan di Kota Bandung telah menjadi masalah serius yang sulit dihindari, terutama di ruas Jalan Soekarno-Hatta.

Macetnya dari pukul 6 pagi sampai 10, lalu mulai lagi dari pukul 4 sore sampai 8 malam. Ini sudah jadi rutinitas. Dan pemkot sudah melakukan analisis terkait kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik untuk menentukan langkah awal dalam menangani masalah macet tersebut.

Pintu masuk

Dari data yang dimiliki, kemacetan paling parah terjadi di Jalan Soekarno-Hatta karena menjadi pintu masuk dari arah barat, selatan dan timur.

“Kami mencatat, adanya pola kemacetan yang berbeda di tiga titik lainnya yakni Jalan Ir H Juanda, Sukajadi dan Setiabudi. Ketiga jalur ke arah utara Bandung ini, dinilai hanya mengalami kepadatan dari pukul 16.00 WIB -20.00 WIB, tanpa kemacetan berarti di pagi hari.”

BACA JUGA  Menhub Akui Soal Rencana Alih Fungsi Terminal Cicaheum Bandung

“Ini menarik, ada perilaku mobilitas warga Bandung yang khas. Tapi datanya belum lengkap, jadi kita masih banyak asumsi,” sambungnya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo resmi meluncurkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) malam hari melalui program SIMANTAP (SIM Malam, Akhir Pekan, dan Tempat Keramaian). Layanan itu berlokasi di…

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

KAWASAN di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru. Itu setelah Pemerintah Kota Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas) pada Jumat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

  • October 31, 2026
Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

  • October 31, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

  • October 31, 2026
OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain