Kiat Tetap Bugar Selama Perjalanan Mudik

MUDIK ke kampung halaman menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Bertemu sanak keluarga, kerabat dan teman semasa kecil menjadikan mudik menyenangkan.

Akan tetapi perjalanan mudik memerlukan kondisi kesehatan fisik yang prima apalagi mengendarai kendaraan pribadi. Pasalnya jalan raya dipenuhi arus kendaraan. Belum lagi jarak yang ditempuh panjang dan melelahkan.

Dosen fisiologi olahraga Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Dr. dr. Zaenal Muttaqien, AIFM memberikan panduan menjaga kebugaran selama mudik, agar momentum kebersamaan di kampung halaman dapat dinikmati dengan penuh sukacita.

Zaenal mengungkapkan bahwa persiapan fisik tidak bisa dilakukan secara instan. Idealnya, kondisi tubuh harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum berangkat untuk mudik.

Olahraga ringan

“Persiapan mudik itu bukan seminggu atau dua minggu sebelumnya. Idealnya, sekitar enam bulan sebelum mudik tubuh mulai dilatih untuk membangun stamina agar benar-benar siap,” jelasnya, Selasa (17/3).

BACA JUGA  Ironi Pola Makan tidak Sehat Masyarakat Indonesia

Dokter Zaenal juga menjelaskan bahwa duduk statis saat mudik selama satu jam sudah cukup membuat sendi kaku, terutama bagian lutut dan punggung. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mulai memanaskan badan dengan olahraga ringan secara konsisten.

“Olahraga itu perlu diperhatikan frekuensi, intensitas, durasi, dan jenisnya. Olahraga bisa dilakukan seminggu tiga kali selama 30-40 menit dengan jenis olahraga yang paling sesuai,” imbuhnya.

Mengelola pernapasan

Ia kemudian memaparkan bahwa tubuh manusia memiliki dua organ yang berfungsi sebagai pompa anti gravitasi, yaitu otot betis dan otot pernapasan.

Ia menjelaskan bahwa saat duduk dalam jangka waktu yang lama, aliran darah ke bawah akan semakin banyak dan menggumpal, sehingga kaki akan terasa bengkak. Akibatnya, darah yang kembali ke jantung dan otak berkurang, sehingga akan terasa pusing, mata berkunang-kunang, dan hilang konsentrasi.

BACA JUGA  Bencana Bayangi Jateng, 17,7 Juta Pemudik Diimbau Waspada

Untuk mengatasi hal tersebut, Zaenal menyarankan untuk meluangkan waktu selama dua menit untuk bergerak dan mengelola pola pernapasan.

“Gerakkan telapak kaki agar darah yang menggumpal di betis terpompa naik. Lalu, ubah pola pernapasan. Ambil nafas panjang dan keluarkan secara perlahan. Upaya ini nantinya akan menyedot lebih banyak darah kembali ke jantung dan otak,” tuturnya.

Jaga pola makan

Selain masalah otot dan sendi, selama perjalanan mudik, faktor-faktor kelelahan juga harus diwaspadai. Zaenal menekankan pentingnya menjaga asupan nutrisi dan cairan selama bulan Ramadan. Ia mengungkapkan alasan mengapa makan dan minum secara berlebihan dapat memicu kantuk.

Hal ini akan sangat membahayakan pemudik apabila pola makan tidak dapat dikontrol dengan baik. Zaenal menjelaskan bahwa kondisi perut yang kenyang akan membutuhkan banyak suplai darah untuk mencerna makanan.

BACA JUGA  KAI Wisata Siapkan KA Java Priority untuk Angkutan Lebaran

AKibatnya, pasokan darah dan oksigen ke otak akan berkurang dan menyebabkan munculnya rasa kantuk. “Jadi, makan dan minumlah secukupnya saja, jangan berlebihan,” tegasnya.

Persiapan tubuh

Zaenal menegaskan bahwa mudik merupakan momen kebersamaan yang selalu dinanti. Sehingga, persiapan kondisi fisik perlu dipersiapkan agar kenangan-kenangan bersama sanak saudara tidak ada yang terlewati.

“Persiapan tubuh sangat penting. Dengan peregangan, asupan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup, mudik bisa dijalani dengan nyaman dan aman,” tutupnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Mengenal Lalat Capung, Serangga Bersayap Tertua di Bumi

Bentunya mirip capung, tapi jenis serangga ini memiliki karakteristk berbeda terutama dalam hal cara terbang. Lalat capung, demikian serangga ini sering disebut, dapat bergerak vertikal, berbalik, dan melayang kembali ke…

UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

UNIVERSITAS Gadjah Mada menandatangani dua piagam Nota Kesepahaman Bersama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Sinovac Holding Group Co. Ltd. di Ruang Tamu Rektor UGM, Selasa (21/4). Kesepakatan ketiga lembaga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

  • May 1, 2026
BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

  • May 1, 2026
LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

  • May 1, 2026
Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan

  • May 1, 2026
Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan

Hadiri May Day, Presiden Prabowo Janji Selesaikan RUU Ketenagakerjaan

  • May 1, 2026
Hadiri May Day, Presiden Prabowo Janji Selesaikan RUU Ketenagakerjaan

BMKG Prediksi Sebagian Wilayah RI Diguyur Hujan Hari Ini

  • May 1, 2026
BMKG Prediksi Sebagian Wilayah RI Diguyur Hujan Hari Ini