Dua Kebo Bule Keturunan Kyai Slamet Lahirkan Anak Betina

DUA indukan kerbau albino atau kebo bule — dalam bahasa Jawa– koleksi Mini Zoo Jogja Exotium yang berada di Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman melahirkan. Kedua indukan betina yang diberi nama Arimbi dan Gandari itu adalah kerbau albino keturunan Kyai Slamet Pusaka Kraton Surakarta Hadiningrat.

“Indukan Arimbi melahirkan pada 17 Oktober lalu dan anakannya atau gudel (Bahasa Jawa) diberi nama Kinanti. Sedangkan indukan Gandari, melahirkan pada 6 November atau sehari setelah Sri Susuhunan Paku Buwono XIII dimakamkan,” kata Pengelola Jogja Exotarium, Akbar Taruna di Yogyakarta, Senin (10/11).

Anakan dari Gandari, hingga saat ini belum diberi nama dan masih menunggu penamaan dari GBPH Yudaningrat dari Kraton Yogyakarta. Ia menambahkan kedua anakan kerbau bule itu berjenis kelamin betina.

“Kami keluarga besar Mini Zoo Jogja Exotarium sedang berbahagia. Dua kerbau bule kami yang berasal dari keturunan kerbau pusaka Kasunanan Surakarta melahirkan anak betina. Ini momentum yang langka dan bermakna,” ungkapnya.

Jaga kualitas genetik

Salah satu anak kerbau bule koleksi Jogja Exotarium. (MN/Dok.Ist)

Kedua indukan, ujarnya, menunjukkan sikap yang berbeda. Akbar menjelaskan, usai melahirkan Arimbi langsung menjilati anaknya dan menyusui. Sedangkan Gandari sebaliknya, setelah melahirkan, justru menjauh dari anaknya dan berkubang di kolam kubangan yang disediakan.

“Jogja Exotarium memiliki satu kerbau bule jantan dan dua betina. Namun untuk pejantan sedang ditukar untuk menjaga kualitas genetik, dan pihak pengelola berencana mendatangkan pejantan baru,” katanya. Dengan tambahan 2 anak kerbau ini maka Jogja Exotarium akan memiliki total 5 kerbau bule.

Kelahiran dua anak kerbau bule ini juga bertepatan dengan ulang tahun ke-8 Jogja Exotarium, yang diharapkan dapat menjadi momentum bangkitnya dunia pariwisata dan konservasi satwa di Sleman.

Terlebih Jogja Exotarium secara rutin menggelar dua acara budaya yang melibatkan kerbau bule setiap tahun, yaitu saat peringatan 1 Suro dan ulang tahun Mini Zoo, sebagai bentuk pelestarian tradisi dan edukasi budaya bagi masyarakat. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dukung Ketahanan Pangan, TEP Undip Bantu Tradisi Royongan Petani

TIM 14 Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (Undip) terjun langsung mendampingi masyarakat di kawasan transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Tim terlibat aktif bersama petani lokal mengolah lahan pertanian melalui tradisi gotong…

Pemkab Sleman Terima Tiga Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan tiga sertifikat penetapan warisan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung dalam agenda puncak Bulan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

  • September 12, 2026
Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen

  • September 12, 2026
Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen

Persija Akhirnya Sukses Bungkam Persib di SUGBK

  • September 12, 2026
Persija Akhirnya Sukses Bungkam Persib di SUGBK