Insentif Rp30 Juta untuk Tarik Dokter Spesialis ke Daerah

PEMERINTAH menyiapkan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil. Kebijakan ini menjadi langkah percepatan pemerataan layanan kesehatan nasional dan mulai diterapkan pada Januari 2026.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan insentif tersebut diberikan di luar gaji pokok, jasa pelayanan, serta tunjangan lainnya. Dengan skema tersebut, total penghasilan dokter spesialis di daerah terpencil dapat mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.

“Dokter spesialis yang mau bekerja di daerah terpencil kita beri tambahan Rp30 juta per bulan,” ujar Budi, Jumat (23/1).

Kebijakan ini menyasar wilayah yang selama ini kekurangan tenaga spesialis, seperti Nias, Maluku, Papua, dan sejumlah daerah terpencil lainnya. Selain insentif finansial, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa rumah dan kendaraan dinas.

BACA JUGA  Skrining Kanker Serviks Masuk Program Cek Kesehatan Gratis

“Kita tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga rumah dan fasilitas agar mereka nyaman bekerja di daerah,” katanya.

Budi mengakui distribusi dokter spesialis masih menjadi tantangan besar. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, lulusan dokter spesialis yang hanya sekitar 2.700 orang per tahun dinilai belum mencukupi kebutuhan nasional.

Untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis, pemerintah mendorong program fellowship serta pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

“Kalau menunggu pendidikan normal bisa 4 sampai 8 tahun. Kita percepat melalui fellowship satu tahun,” jelasnya.

Ia menegaskan, penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan ketersediaan alat kesehatan yang memadai agar layanan berjalan optimal.

“Percuma kita kirim dokter spesialis kalau alatnya tidak ada. Jadi alat dan SDM harus berjalan beriringan,” tegas Budi. (*/S-01)

BACA JUGA  Provinsi DKI Jakarta Pelopor Penanganan Stroke

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

DUA petani tewas tersambar petir saat berteduh di dangau atau gubuk sawah di kawasan Bulak Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Sleman, Senin (9/2) sekitar pukul 12.30 WIB. Ketiga petani tersebut…

LDP Menang Telak Raih Mayoritas di Majelis Rendah Jepang

PARTAI Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa mencetak kemenangan telak dalam pemilu Majelis Rendah Jepang. LDP berhasil mengamankan mayoritas dua pertiga kursi, pencapaian yang disebut sebagai yang pertama kali diraih satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

  • February 9, 2026
Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

LDP Menang Telak Raih Mayoritas di Majelis Rendah Jepang

  • February 9, 2026
LDP Menang Telak Raih Mayoritas di Majelis Rendah Jepang

AK9 Resmikan Pusat Pelatihan Anjing Profesional di Jagakarsa

  • February 9, 2026
AK9 Resmikan Pusat Pelatihan Anjing Profesional di Jagakarsa

G-Dragon Pastikan BIGBANG Comeback Rayakan 20 Tahun Debut

  • February 9, 2026
G-Dragon Pastikan BIGBANG Comeback Rayakan 20 Tahun Debut

Jelang Imlek, Perajin Barongsai Sidoarjo Kebanjiran Pesanan

  • February 9, 2026
Jelang Imlek, Perajin Barongsai Sidoarjo Kebanjiran Pesanan

HPN 2026, Pemerintah Tekankan Pers Adaptif Hadapi AI

  • February 9, 2026
HPN 2026, Pemerintah Tekankan Pers Adaptif Hadapi AI