Pentingnya Kompetensi dalam Membangun Karier

DIREKTUR Keuangan PT Pertamina Hulu Energi, Bayu Kusuma Dewanto, memberikan wejangan kepada ribuan wisudawan lulusan program pascasarjana Universitas Gadjah Mada, di Grha Sabha Pramana. Alumnus UGM itu berbagi pesan inspiratif kepada para lulusan tentang pentingnya kegigihan dan membuka peluang dalam membangun karier profesional.

“Nasib baik itu bisa dilatih. Salah satunya dengan memperbanyak silaturahmi agar berbagai kesempatan bisa terbuka,” tuturnya.

Ia menggambarkan membangun karier seperti orang berselancar di pantai. “Bekerjalah seperti berselancar, ikuti ombaknya. Jadilah solusi dan berikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita,” pesannya.

Namun Bayu mengingatkan agar para lulusan untuk tetap meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Sebab di era disrupsi teknologi sekarang ini, kemampuan dalam menyelesaikan persoalan menjadi salah satu tolak ukur dalam menjalani kehidupan di dunia kerja.

Penurunan produksi

Ia mencontohkan salah satu tantangan yang dihadapi oleh PT Pertamina di tengah penurunan produksi minyak nasional. “Bukan hanya Pertamina, tetapi seluruh pemain minyak di Indonesia mengalami penurunan produksi nasional, sementara jumlah penduduk dan kebutuhan energi terus meningkat,” ungkap Bayu.

BACA JUGA  UGM Soroti Salah Kaprah Stunting, Bahaya Stigma Anak Pendek

Bayu menekankan pentingnya peran sumber daya manusia unggul dalam menjawab tantangan tersebut. “Kami membutuhkan tenaga ahli yang mampu memecahkan persoalan energi trilemma, bagaimana memproduksi dan mendistribusikan energi ke seluruh negeri,” katanya.

Pada kesempatan itu Koordinator Departemen Penanggulangan Bencana Alam PP Kagama, drg. Moch. Agus Ramli, menyampaikan bahwa para lulusan baru dari UGM menjadi bagian dari keluarga besar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Menurutnya, Kagama bukan sekadar identitas kealumnian, melainkan wadah untuk terhubung dan berkontribusi. “Kagama bukan hanya tentang apa yang bisa kita dapatkan, tetapi juga apa yang bisa kita berikan. Sejalan dengan tagline Kagama: guyub, rukun, migunani,” tegasnya.

Pentingnya keterbukaan

Sementara itu, Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para lulusan pascasarjana atas kepercayaan mereka memilih UGM sebagai tempat belajar dan berproses.

BACA JUGA  Luban Mozai College Wisuda Angkatan Pertama

Arie menegaskan bahwa UGM terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam penanganan persoalan kemanusiaan, termasuk membantu korban bencana di Sumatera. Ia juga menekankan keterbukaan UGM untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“UGM terbuka untuk bekerja sama dengan instansi tempat para calon wisudawan bernaung, demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Konsistensi mutu

Tercatat Universitas Gadjah Mada meluluskan 1.061 orang lulusan pascasarjana, terdiri atas 825 lulusan magister, 118 lulusan spesialis, 14 lulusan subspesialis, dan 104 lulusan doktor, serta 13 lulusan periode sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55,33 persen merupakan lulusan perempuan dan 44,67 persen lulusan laki-laki.

Rata-rata masa studi magister tercatat 2 tahun 2 bulan dengan IPK rata-rata 3,71. Sementara masa studi rata-rata program Spesialis periode ini adalah 4 tahun dengan IPK rata-rata 3,80. Sedangkan untuk Program doktor, IPK rata-rata 3,84 dengan 20 lulusan meraih nilai sempurna 4,00. Capaian ini mencerminkan konsistensi mutu akademik lulusan pascasarjana UGM.

BACA JUGA  UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

Talenta masa depan

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia dalam pidato sambutannya, menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat riset dan inovasi. Ia menyampaikan bahwa tantangan pembangunan bangsa menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan integritas akademik.

Menurut Ova, perguruan tinggi bertanggung jawab menyiapkan talenta masa depan yang berkarakter dan adaptif. UGM diarahkan untuk terus mengembangkan ilmu yang berdampak bagi masyarakat luas.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi, UGM memiliki mandat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat serta menyiapkan talenta unggul masa depan,” ujar Rektor. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

UNIVERSITAS Ahmad Dahlan Yogyakarta, menggelar wisuda di Gedung JEC, Janti Bantul pada Sabtu. Sebanyak 1.853 lulusan Program Sarjana (S1),  11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2)…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

  • November 1, 2026
Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

  • November 1, 2026
Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang Oktober

  • November 1, 2026
Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang  Oktober

Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

  • November 1, 2026
Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

  • November 1, 2026
Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara

  • November 1, 2026
Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara