Haul Pangeran Diponegoro ke-171 Digelar di Monumen Tegalrejo

PAGUYUBAN Trah Pangeran Diponegoro Patra Padi, Kamis (8/1) malam, menggelar haul memperingati 171 tahun wafatnya Bandoro Pangeran Haryo (BPH) Diponegoro.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dalem Tegalrejo yang kini dikenal sebagai Monumen Diponegoro Yogyakarta, Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Selain mendoakan almarhum, peringatan haul ini bertujuan mempererat silaturahmi antara Trah Diponegoro, para pemangku kepentingan, serta masyarakat umum.

Ketua Panitia Haul, R. Dwi Akseptoro TY, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema Merajut Silaturahmi dalam Warisan Perjuangan”. Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan sekaligus upaya memuliakan jasa Pangeran Diponegoro sebagai pahlawan nasional.

Pangeran Diponegoro wafat pada 8 Januari 1855 dalam usia 69 tahun. Tokoh yang bernama asli Bandoro Pangeran Haryo Diponegoro tersebut dikenal sebagai pemimpin tertinggi Perang Jawa (1825–1830), salah satu perlawanan terbesar terhadap penjajahan Belanda.

BACA JUGA  Mochtar Kusumaatmadja Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

“Tunai sudah janji bakti Sang Pangeran untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi. Dengan segenap perjuangan dan pengorbanannya, beliau bersama para pengikutnya telah mengukir sejarah perjuangan bangsa dengan tinta emas,” ujar Akseptoro.

Rangkaian acara haul diawali dengan khataman Alquran, pembacaan sholawat Nabi, serta doa tahlil. Puncak acara diisi dengan istighosah dan mauidhoh hasanah yang dipimpin oleh Syeikh Abu Zaki As-Sangafuri Al-Hadhrami dari Malaysia, KH Muhammad Nilzam Yahya, dan Ustaz M. Yaser Arafat.

Acara juga dimeriahkan penampilan Hadroh Pengajian Taman Surga Tegalrejo, Hadroh Panti Asuhan Putri Sasana Kreatif Mandiri, serta seni angklung dari Panti Asuhan Difabel Bina Siwi.

Panitia turut mengundang perwakilan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, TNI AD, alim ulama, anggota legislatif, Pemerintah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, santri, serta masyarakat umum. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Berikut Ini 10 Tokoh yang Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

Siswantini Suryandari

Related Posts

Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

UNVERSITAS Gadjah Mada meresmikan Balai Desa yang berlokasi di lingkungan Masjid Baiturrasyidin, Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (27/2). Peresmian itu menjadi simbol komitmen UGM dalam mendukung pemulihan…

BMKG: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diimbau Hati-hati

KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret masih tergolong tinggi hingga sangat tinggi, terutama sampai minggu kedua. Kondisi tersebut menjadi perhatian menjelang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagal Pepet Persib, Mauricio Souza Kecewa Berat

  • March 4, 2026
Gagal Pepet Persib, Mauricio Souza Kecewa Berat

Kendalikan Inflasi, Kejati DIY Gelar Pasar Murah

  • March 4, 2026
Kendalikan Inflasi, Kejati DIY Gelar Pasar Murah

Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

  • March 3, 2026
Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

  • March 3, 2026
Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

  • March 3, 2026
Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan