
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung penuh tugas para guru yang bertugas di wilayah terdampak bencana. Dukungan itu dibuktikan dalam bentuk pemberian tunjangan khusus sebesar Rp2 juta per guru.
Diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, pemerintah berkomitmen layanan pendidikan tetap berjalan meski dalam situasi darurat.
“Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan darurat dapat berjalan, sekaligus memberikan dukungan bagi para guru yang tetap mengabdi di wilayah terdampak,” kata Mendikdasmen.
Ia menyebutkan sebanyak 17.500 guru menjadi sasaran penerima tunjangan. Hal itu sebagai bentuk dukungan negara atas dedikasi para guru yang tetap menjalankan tugas pendidikan di tengah situasi darurat serta untuk membantu meringankan beban ekonomi akibat bencana.
Selain mendukung guru, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan keuangan pendidikan melalui mekanisme yang berlaku guna mendukung pemulihan layanan pendidikan.
Bantuan keuangan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional pendidikan darurat, pemulihan sarana pembelajaran, serta pemenuhan kebutuhan mendesak lainnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Adapun terkait bantuan dalam bentuk barang, Kemendikdasmen telah menyalurkan 2.873 unit ruang kelas darurat untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran. (*/N-01)






