Munas Penyuluhan Kehutanan 2025 Dorong Ekonomi Hijau

KEMENTERIAN Kehutanan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Penyuluhan Kehutanan 2025 di Jakarta, Selasa (21/10). Kegiatan yang diikuti 167 peserta dari 35 provinsi ini mengusung tema “Transformasi Penyuluhan Kehutanan dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Kehutanan.”

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki membuka kegiatan yang digelar secara luring dan daring tersebut. Ia menegaskan pentingnya penyuluhan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun kesadaran dan kesejahteraan masyarakat.

“Penyuluhan adalah bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Ini investasi jangka panjang yang perlahan mengubah perilaku masyarakat,” ujar Rohmat.

Berdasarkan data aplikasi SIMLUH per 21 Oktober 2025, tercatat 10.124 penyuluh kehutanan di 38 provinsi telah mendampingi 27.136 Kelompok Tani Hutan (KTH). Aktivitas mereka menghasilkan Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) KTH sebesar Rp3,01 triliun.

BACA JUGA  Karhutla Turun 40%, Menhut Apresiasi Dukungan Presiden

Selain itu, melalui program Perhutanan Sosial, tercatat Nilai Ekonomi Nasional (NEKON) senilai Rp1,01 triliun dari 3.146 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

“NTE KTH dan NEKON menjadi indikator keberhasilan penyuluh dalam mendampingi masyarakat dan memberi kontribusi nyata terhadap PDB nasional dari sektor non-swasta,” jelas Rohmat.

Ia juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang menjadi wadah kolektif bagi penyuluh, kelompok tani hutan, dan masyarakat desa hutan dalam memperkuat akses permodalan serta meningkatkan daya saing produk hasil hutan.

Dalam kesempatan itu, Wamenhut memberikan penghargaan kepada 10 provinsi terbaik penyelenggara penyuluhan kehutanan 2025, yaitu: Jawa Timur, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, DIY, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, Banten dan Kalimantan Timur.

BACA JUGA  Kemenhut Bidik Jaringan Kejahatan Hutan di Sumut

Penghargaan tersebut diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang aktif mendukung penyuluhan kehutanan di lapangan.

Penyuluhan kehutanan dalam pembangunan kehutanan

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Drh. Indra Exploitasia dalam laporannya menyampaikan bahwa BP2SDM kini tengah bertransformasi dari supporting system menjadi core system dalam pembangunan kehutanan.

“Sebagai core system, BP2SDM membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membentuk Forestry Human Excellence-SDM kehutanan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Indra.

Pemerintah menargetkan peningkatan nilai ekonomi kelompok tani hutan setiap tahun melalui penguatan kelembagaan, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan sarana, prasarana, dan pembiayaan kegiatan penyuluhan.

Munas yang berlangsung satu hari penuh ini juga menghadirkan narasumber dari IKOPIN University, Pandu Wakaf Indonesia, dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan untuk membahas skema pembiayaan berkelanjutan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  10 Korporasi Diselidiki Terlibat Kebakaran Hutan

Kegiatan ditutup dengan Musyawarah Nasional Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (IPKINDO) sebagai side event untuk memperkuat sinergi antarpenyuluh di seluruh Indonesia. (*/S-01)

 

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

SEORANG perempuan asal Bangkalan ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil dinas berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6) sekitar pukul 11.30…

Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

DPR RI secara resmi memasukkan RUU Masyarakat Adat ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2026. Namun para akademisi mendesak agar pembahasan RUU Masyarakat Adat ini melibatkan pimpinan masyarakat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Konsep Bayi Tabung Mulai Dipikirkan untuk Selamatkan Badak Kalimantan

  • June 25, 2026
Konsep Bayi Tabung Mulai Dipikirkan untuk Selamatkan Badak Kalimantan

Libas Hongkong, Indonesia Segel Tiket Semifinal Princess Cup 2026

  • June 24, 2026
Libas Hongkong, Indonesia Segel Tiket Semifinal Princess Cup 2026

Gegara Kecelakaan, Polisi Berhasil Ungkap Kasus Narkotika

  • June 24, 2026
Gegara Kecelakaan, Polisi Berhasil Ungkap Kasus Narkotika

Kasus Impor Ponsel Bekas, Kortas Tipikor Polri Sita Uang dan Dokumen

  • June 24, 2026
Kasus Impor Ponsel Bekas, Kortas Tipikor Polri Sita Uang dan Dokumen

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

  • June 24, 2026
Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

Wagub Jateng Sambut Rencana Insentif Guru Agama

  • June 24, 2026
Wagub Jateng Sambut Rencana Insentif Guru Agama