Perhutanan Sosial Jadi Fokus Pembangunan Berkelanjutan

MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat dan alam.

Salah satunya melalui pengelolaan Hutan Adat oleh masyarakat hukum adat (MHA) melalui program Perhutanan Sosial.

“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi rakyat, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menjaga keharmonisan dengan lingkungan, hutan, dan budaya. Salah satunya lewat program Perhutanan Sosial,” ujar Raja Antoni dalam penutupan Proyek TERRA for Customary Forest (TERRA-CF) di Jakarta, Senin (29/9).

Diluncurkan sejak 2023, proyek TERRA-CF telah menyalurkan lebih dari Rp14,8 miliar kepada 107 MHA di 15 provinsi. Program ini mendapat dukungan hibah dari Climate and Land Use Alliance (CLUA) serta pendanaan publik, yang terbukti memperkuat kapasitas MHA dalam mengelola hutan adat secara mandiri dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla, Waspadai Potensi El Nino

Direktur Utama BPDLH, Joko Tri Haryanto, menyebut keberhasilan TERRA-CF lahir dari kolaborasi lintas sektor. “Ini bukan sekadar pendanaan, tapi juga membangun kepercayaan agar masyarakat adat menjadi pelaku utama pengelolaan hutan,” katanya.

Sejak 2016 hingga 2025, pemerintah telah menetapkan 334.092 hektare hutan adat melalui 161 SK di 19 provinsi dan 42 kabupaten. Tahun ini, Raja Antoni menargetkan tambahan 70 ribu hektare dengan membentuk Satgas Hutan Adat untuk mempercepat penyelesaian konflik teritorial.

“Masyarakat hukum adat adalah the best guardian of the forest. Peran mereka sangat vital dalam menjaga kelestarian hutan kita,” tegas Raja Antoni.

Ia menambahkan, keberhasilan TERRA-CF menjadi contoh kolaborasi multipihak yang inspiratif, melibatkan Kementerian Kehutanan, BPDLH, CLUA, serta 18 organisasi masyarakat sipil. (*/S-01)

BACA JUGA  Kemenhut Ungkap Pencucian Kayu Ilegal Bermodus PHAT

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League