Program MBG Rawan Keracunan, PKT UGM Beri Rekomendasi

PUSAT Kedokteran Tropis (PKT) UGM menyoroti meningkatnya kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. PKT menilai perlu ada evaluasi menyeluruh agar tujuan mulia program unggulan Presiden Prabowo ini dapat berjalan lebih aman.

Direktur PKT UGM, Dr. dr. Citra Indriani, mengungkapkan pihaknya telah melakukan investigasi terkait kasus-kasus keracunan tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah persoalan mulai dari proses memasak hingga distribusi.

“Durasi antara makanan dimasak, dikemas, hingga dikonsumsi sering kali lebih dari empat jam. Jika penyimpanan tidak memadai, kualitas makanan menurun dan risiko keracunan meningkat,” jelas dr. Citra, Jumat (3/10).

Ia menambahkan, pengelolaan dalam skala besar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki kerentanan tinggi, bahkan setara dengan katering industri. Karena itu, menurutnya, penerapan standar internasional Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan pangan.

BACA JUGA  UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

Kajian PKT UGM menemukan adanya kesenjangan penerapan HACCP, keterbatasan pengetahuan, serta minimnya pengawasan sekolah yang memperbesar risiko keracunan massal.

Untuk mencegah kasus serupa, PKT UGM menekankan perlunya standarisasi fasilitas dan kapasitas SPPG, termasuk penyimpanan yang sesuai standar serta mutu bahan baku yang digunakan.

Asesmen awal juga penting dilakukan guna menentukan SPPG yang layak mengelola produksi dalam jumlah besar.

Selain itu, penerapan prosedur standar berbasis HACCP di setiap tahapan, mulai dari penyiapan bahan baku hingga makanan dikonsumsi siswa, menjadi hal yang krusial.

Untuk itu, PKT mendorong standarisasi fasilitas SPPG, pelatihan staf, kewajiban sertifikasi laik higiene sanitasi, serta pengawasan berkelanjutan di seluruh tahapan produksi.

BACA JUGA  Pentingnya Kompetensi dalam Membangun Karier

“Koordinasi lintas pihak penting dilakukan agar anak-anak benar-benar mendapat manfaat MBG tanpa risiko keracunan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, PKT UGM bersama sejumlah mitra akan menggelar webinar bertema “Keracunan Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” pada Sabtu, 4 Oktober 2025, yang dapat diikuti melalui Zoom maupun kanal Youtube Tropmeducation. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

GURU Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Prof. Dr. R. Agus Sartono, M.B.A., menyampaikan melalui momentum putusan Mahkamah Konstitusi terkait anggaran fungsi pendidikan perlu dimanfaatkan untuk…

Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

UNTUK memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan rangkaian aktivasi Jejak Peradaban Kebanggaan Bangsa  di Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta Taman Mini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

  • August 10, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

  • August 10, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI