Kemensos Genjot Sinergi Pusat-Daerah Atasi Kemiskinan

PRESIDEN Prabowo Subianto menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia dapat ditekan hingga nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan relatif turun menjadi 4,5 persen pada 2029. Untuk mencapai target tersebut, sinergi pemerintah pusat dan daerah dinilai mutlak.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan seluruh usulan program daerah yang selaras dengan strategi nasional pengentasan kemiskinan akan diproses.

“Silakan teknisnya dikonsultasikan dengan pelaksana. Untuk rumah layak huni bisa langsung ke PKP, sementara program lain dikoordinasikan sesuai bidang. Harapan kita, masyarakat segera keluar dari kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem tahun depan,” ujarnya saat audiensi bersama Pemda Sumatera Barat, Kabupaten Solok, dan Bone Bolango di Kantor Kemensos, Senin (22/9).

BACA JUGA  198 Lokasi Diusulkan Untuk Dibangun Sekolah Rakyat

Agus menuturkan, strategi pengentasan kemiskinan mengacu pada tiga mandat utama Presiden: pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial.

“Presiden selalu menekankan, pertama kita harus bekerja berdasarkan data, kedua bansos harus tepat sasaran. Sebesar apa pun anggaran, kalau datanya tidak jelas, tidak akan efektif,” jelasnya.

DTSEN, lanjut Agus, tidak hanya memastikan bansos lebih akurat, tetapi juga mendukung program pendidikan. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memutus rantai kemiskinan lintas generasi.

“Pak Presiden ingin melalui Sekolah Rakyat, transmisi kemiskinan bisa diputus. Banyak orang tua siswa bilang tidak punya harapan menyekolahkan anak tanpa Sekolah Rakyat,” ucapnya.

Sinergi pusat-daerah tekan kemiskinan

Selain itu, Kemensos mengedepankan pemberdayaan sosial dengan slogan “Bantuan Sementara, Pemberdayaan Selamanya” agar penerima bansos mandiri melalui usaha produktif. Agus mencontohkan hasil kerajinan eceng gondok di Banyumas yang kini diekspor ke Amerika.

BACA JUGA  DTSEN untuk Efektifkan Bantuan Bansos Tepat Sasaran

Program tersebut mendapat dukungan daerah. Sekda Sumbar Ari Yuswandi menyebut sudah ada tiga rintisan Sekolah Rakyat di Padang dan Solok, serta rencana lahan permanen di beberapa kabupaten.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan komitmen mempercepat dokumen pendukung Sekolah Rakyat, sementara Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengajukan kebutuhan 1.000 rumah pesisir dan menyiapkan lahan 7 hektare untuk sekolah tersebut.

Menanggapi hal itu, Agus Jabo menyarankan Pemda Bone Bolango mengajukan program Kampung Siaga Bencana untuk wilayah rawan banjir.

“Nantinya akan ada lumbung dan penyediaan kebutuhan darurat seperti permakanan, tenda, dan alat tidur. Bisa langsung diajukan,” pungkasnya. (*/S-01)

BACA JUGA  Kikis Kemiskinan, Gubernur Jateng Gelontorkan Bantuan Sosial

Siswantini Suryandari

Related Posts

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

SEBANYAK 2.561.629 pemudik diperkirakan sudah tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran. Hal tersebut dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Bakauheni, Lampung, Sabtu. “Menurut data volume…

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

MANTAN Menteri Pertahanan pada masa Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid  dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY,  Juwono Sudarsono dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Biro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran