Orang Tua SMA Negeri 2 Tarutung Dimintai Rp100 Ribu untuk Fingerprint

SEJUMLAH orang tua siswa SMA Negeri 2 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengaku dibebani pungutan sebesar Rp100 ribu per siswa untuk pengadaan alat absensi berbasis fingerprint.

Pungutan itu disebut-sebut dilakukan oleh pihak ketiga yang sebelumnya sempat hadir dalam rapat orang tua pada Agustus lalu.

Namun, dari notulen rapat, tidak ada keputusan ataupun persetujuan resmi mengenai pengadaan fingerprint.

“Kami merasa dibebani. Apalagi dalam rapat, pihak perusahaan hanya sekadar menawarkan. Belum ada keputusan final, tapi tiba-tiba dipungut biaya,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya, Selasa (23/9).

Kategori pungli

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tarutung, Dahlan Situmorang, yang dihubungi lewat telepon seluler, enggan memberikan keterangan.

BACA JUGA  Disdik Kota Bandung Imbau Orang Tua Persiapkan SPMB Sejak Dini

Sementara Ketua Komite Sekolah, Maruli Panjaitan, juga membantah terlibat dalam pengadaan tersebut. “Kami tidak mengetahui kelanjutan pengadaan fingerprint setelah rapat itu,” katanya.

Praktisi hukum Taput, Rudi Zainal Sihombing, menegaskan praktik pungutan semacam ini berpotensi masuk kategori pungli.

“Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 sudah jelas melarang pungutan liar di lingkungan pendidikan. Bahkan Pasal 368 KUHP mengancam pidana hingga sembilan tahun bagi pelakunya,” tegasnya.

Dilarang

Ia menambahkan, Permendikbud Nomor 60 Tahun 2011 melarang sekolah negeri di jenjang dasar dan menengah memungut biaya tambahan karena sudah mendapat Dana BOS.

“Pendanaan pendidikan harus berasaskan keadilan, kecukupan, dan keberlanjutan sebagaimana diatur Pasal 50 PP Nomor 48 Tahun 2008,” ujarnya. (Satu/N-01)

BACA JUGA  Lakukan Pungli hingga 730 juta, ASN Lapas Cebongan Ditahan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba