Universitas Islam Indonesia Gelar Festival Seni Pertunjukan 2025

UNIVERSITAS Islam Indonesia menggelar Festival Seni Pertunjukan 2025 yang diikuti utusan dari institusi/lembaga di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

Festival yang digelar di Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang KM 14.5 Sleman Rabu (31/4), bertema UII Mengerti Bumi: Menyatukan Seni, Nilai Islam, dan Kepedulian Lingkungan.

Festival Seni Pertunjukan 2025 menampilkan 10 kelompok penampil dari masing-masing fakultas di lingkungan UII.

Rektor UII, Fathul Wahid mengatakan tema “UII Mengerti Bumi” menjadi penanda penting atas kepekaan kampus terhadap tantangan global.

“UII telah hadir selama 82 tahun sebagai bagian dari perjalanan bangsa dan peradaban,” ujarnya.

Tema ‘UII Mengerti Bumi’ adalah ajakan bagi kita semua untuk merenungkan kembali hubungan manusia dan alam. Krisis iklim, polusi, dan kerusakan lingkungan bukan hanya tantangan ilmiah, tetapi juga tantangan moral.

Sebagai institusi pendidikan berbasis nilai keislaman, UII memiliki tanggung jawab untuk menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda.

BACA JUGA  Pendidikan Tinggi tak Cukup Hanya Melahirkan Manusia yang Beri Jawaban

“Mari kita rawat bumi ini dengan ilmu, dengan aksi nyata, dan dengan hati nurani. Karena memahami bumi berarti juga memahami masa depan kita bersama,” kata Rektor Fathul Wahid.

Sementara itu, Ketua Festival Seni Pertunjukan 2025, Ike Agustina, menjelaskan  aspek keberlanjutan juga diterapkan dalam teknis pelaksanaan kegiatan.

“Komitmen ini tidak hanya tercermin dalam tema-tema pertunjukan yang mengangkat isu lingkungan dan bumi, tetapi juga dalam pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.

“Kami berusaha mewujudkan acara yang lebih ramah lingkungan, dengan menyajikan kudapan tradisional rendah emisi karbon, menerapkan prinsip minim sampah plastik,” lanjut Ike Agustina.

Serta berkomitmen untuk hemat energi sepanjang kegiatan berlangsung. “Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari kontribusi UII untuk bumi yang lebih lestari,” jelasnya.

Sebagai bentuk partisipasi aktif peserta, panitia juga menyiapkan ruang ekspresi dan aksi simbolik seperti Pohon Mimpi dan Harapan untuk Bumi.

BACA JUGA  UII Dorong Kolaborasi Internasional Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Tempat peserta menuliskan harapan mereka untuk lingkungan dalam bentuk daun yang akan ditempelkan pada pohon harapan.

Selain itu, peserta akan menerima souvenir benih tanaman yang diharapkan dapat ditanam di rumah masing-masing sebagai simbol penghijauan.

Kegiatan ini juga diiringi dengan penandatanganan spanduk komitmen bersama yang bertuliskan: “Bersama UII Mengerti Bumi.

Sivitas Akademika Universitas Islam Indonesia, berkomitmen untuk menjaga bumi, merawat alam, dan mewariskan masa depan yang lebih baik.

“Dengan ilmu, iman, dan aksi nyata, kami bergerak untuk bumi yang lestari,” terangnya.

Festival Seni Pertunjukan 2025 sebagai agen perubahan

Melalui festival ini, UII ingin menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga agen perubahan sosial dan lingkungan.

BACA JUGA  UII Nilai Draft RUU KKS Berisiko Picu Overreach Negara

Dengan menyatukan nilai keislaman, seni, dan kepedulian ekologis, Festival Seni Pertunjukan 2025 menjadi bukti bahwa komitmen menjaga bumi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.

Termasuk melalui seni yang menyentuh hati dan membangkitkan kesadaran kolektif. Keluar sebagai juara I, II dan III adalah Yayasan Badan Wakaf, Fakultas Hukum serta Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

Sementara terpilih dengan  kriteria Kreativitas dan Orisinalitas Terbaik adalah Yayasan Badan Wakaf. Harmonisasi dan Kekompakan Fakultas Hukum. Eksekusi dan Teknis Penampilan Terbaik Rektorat.

Penyampaian Pesan Terbaik Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dan Visual Panggung dan Kostum Terbaik Fakultas Teknologi Industri. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

  • September 14, 2026
Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

  • September 14, 2026
Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru