Garut dan Kabupaten Tasikmalaya Masuk Status KLB Campak

DINAS Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menemukan 14 orang positif tertular penyakit campak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kasus yang ditemukan pada awal Januari hingga Maret 2026 itu tercatat 114 suspek dan kini semua pasien sudah sembuh setelah mendapat perawatan di ruang isolasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan dari 114 kasus suspek, 14 di antaranya yakni anak.

“Di Kabupaten Tasikmalaya telah terjadi penyebaran kasus campak di Desa Linggawangi dan Desa Mekarjaya. Kasus campak  itu membuat status tersebut menjadi kejadian luar biasa (KLB). Kasus campak ditemukan setelah menerima laporan dari petugas kesehatan dan mereka ditangani ditempatkan di ruang isolasi rumah sakit,” ujar Otong Kusmana, Rabu (8/4/2026).

BACA JUGA  Benahi Citarum, Jabar Fokus Lahan Kritis dan Penegakan Hukum

Gencarkan imunisasi

Menurut Otong, kasus penyakit campak di wilayahnya mengalami peningkatan cukup signifikan meski dari kasus tersebut tidak ada angka kematian dan sekarang ini statusnya menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Dinas Kesehatan termasuk Puskesmas, Posyandu harus melakukan imunisasi campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) guna menekan jumlah kasus agar tidak meningkat.

“Kasus campak terus meningkat dan sekarang ini Provinsi Jabar menetapkan 5 kota dan kabupaten telah ditetapkan kejadian luar biasa (KLB) mulai Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Bandung Barat. Penyebaran kasus campak tersebut, petugas kesehatan mengambil sampel dan dikirim ke laboratorium Labkesda Provinsi Jawa Barat,” katanya.

102 positif

Sementara itu, Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Kabupaten Garut, Yodi Sirojudin mengatakan, kasus campak di wilayahnya terjadi sejak Januari-Maret temukan 102 orang positif tertular campak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA  Hari ke-4 Lebaran, Lalu Lintas di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

“Dinas Provinsi Jabar menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kecamatan Garut Kota, Pakenjeng, Cibiuk, Kecamatan Leuwigoong. Kasus tersebut meningkat, setelah Dinas Kesehatan temukan 102 orang positif campak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar,” pungkasnya. (Yay/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

HASIL positif dicatat dua klub Indonesia di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 20208/2027 Persib Bandung dan Borneo FC. Di Stadion Thammasat, Klong Luang, Thailand, Persib memetik kemenangan 3-1 atas Port…

Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi

MEGABINTANG sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo memberikan salam hormat kepada Lionel Messi setelah sang rival memainkan laga terakhirnya bersama timnas Argentina. Menurut Cristiano, dirinya dan seluruh penggemar sepak bola di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

  • October 9, 2026
Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi

  • October 8, 2026
Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi

Pemkot Jaktim Sosialisasikan Penataan Jalan Cakung-Cilincing Sepanjang 2,8 Kilometer, 250 Warga Terdampak

  • October 8, 2026
Pemkot Jaktim Sosialisasikan Penataan Jalan Cakung-Cilincing Sepanjang 2,8 Kilometer, 250 Warga Terdampak

Timnas U17 Putri Puncaki Grup B Kualifikasi Piala Asia U17, Arab Saudi Jadi Korban Kedua

  • October 8, 2026
Timnas U17 Putri  Puncaki Grup B Kualifikasi Piala Asia U17, Arab Saudi Jadi Korban Kedua

Bupati Sleman Minta para Lurah Hasil PAW Beri Pelayanan Terbaik

  • October 8, 2026
Bupati Sleman Minta para Lurah Hasil PAW Beri Pelayanan Terbaik

Rayakan HUT Jatim, 350 SMK Beri Layanan Servis Gratis Sepeda Motor

  • October 8, 2026
Rayakan HUT Jatim, 350 SMK Beri Layanan Servis Gratis Sepeda Motor