Jabar Bangun 4.600 Dapur Gizi Nasional, Target Rampung Oktober

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan membangun sebanyak 4.600 dapur gizi nasional atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan, dari total dapur yang direncanakan, sebanyak 4.000 dapur telah siap dibangun, sementara sisanya sekitar 637 unit akan segera menyusul.

“Insya Allah sesuai jadwal, seluruh dapur akan tersedia pada Oktober. Selain itu, dapur juga akan dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Jadi totalnya sekitar 5.000 dapur di seluruh Jabar,” kata Erwan saat konferensi pers, Jumat (1/8).

Ia menambahkan, saat ini satu dapur SPPG telah beroperasi di Kabupaten Bogor dan dijadikan percontohan untuk pelaksanaan program MBG di kabupaten/kota lainnya.

BACA JUGA  Neraca Perdagangan Jabar Januari - Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar

“Bogor dipilih sebagai lokasi awal karena jumlah penduduknya terbesar di Jabar dan lokasinya dekat dengan Jakarta, memudahkan pengawasan dari pusat. Ini akan jadi pilot project, bukan hanya untuk Jabar, tapi juga nasional,” ujarnya.

Pemprov Jabar juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 26 kabupaten/kota guna mempercepat pembangunan dapur gizi nasional.

Kejar target pembangunan dapur gizi nasional

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa hampir 4.000 dapur SPPG kini dalam tahap penyelesaian, dan 600 di antaranya telah mulai beroperasi.

“Masih ada sekitar 637 dapur yang harus dikejar agar selesai pada akhir Oktober, sehingga pada November seluruh penerima manfaat di Jabar bisa terlayani,” jelas Dadan.

BACA JUGA  Para Juru Masak Kepala Daerah Adu Resep di Samara

Ia juga mengungkapkan bahwa Jabar menerima alokasi anggaran Rp50 triliun per tahun dari APBN untuk program MBG. Dari jumlah tersebut, 85 persen digunakan untuk membeli bahan baku dari produk pertanian lokal Jawa Barat.

“Ini akan mendorong produktivitas masyarakat karena hasil pertanian mereka diserap untuk program makan bergizi gratis,” tambahnya.

Secara nasional, hingga saat ini telah dibangun 2.522 dapur BGN yang melayani hampir 7,7 juta orang, atau sekitar 9 persen dari total target nasional.

“Target kami adalah menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir November atau awal Desember. Bukan seluruh populasi Indonesia, tapi mereka yang masuk kategori sasaran program MBG,” pungkas Dadan. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Pemkot Bandung Gandeng Usaid Edukasi Warga Cegah TB

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

GUBERNUR DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut, INACRAFT Festival 2026 berpotensi menjadi jembatan strategis untuk membawa kerajinan Indonesia, khususnya Yogyakarta, menembus pasar global. Selain itu juga membuka peluang kemitraan…

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

PEMERINTAH Kabupaten Sleman bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0732/Sleman resmi memulai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Peresmian program lintas sektoral yang akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Janji Aturan JHT dan Outsourcing Rampung Akhir Juli

  • July 15, 2026
Pemerintah Janji Aturan JHT dan Outsourcing Rampung Akhir Juli

Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

  • July 15, 2026
Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai Semester Gasal 2026/2027

  • July 15, 2026
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai Semester Gasal 2026/2027

Punya Kesamaan Genetik dengan Manusia, Ikan Zebra Bisa jadi Model Riset Biomedis

  • July 15, 2026
Punya Kesamaan Genetik dengan Manusia, Ikan Zebra Bisa jadi Model Riset Biomedis

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

  • July 15, 2026
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional

  • July 15, 2026
Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional