Presiden Minta Evaluasi Semua Bangunan Pesantren

INSIDEN ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur yang menewaskan puluhan santri menjadi atensi khusus Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo bahkan memberikan instruksi langsung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan sejumlah menteri untuk menanggulangi insiden tersebut. Presiden juga memerintahkan evaluasi seluruh bangunan pesantren, terutama dari segi keamanan dan keselamatannya.

Demikian Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. “Beliau memonitor terus. Presiden kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait, dan gubernur, wakil gubernur untuk memberikan perhatian,” kata Prasetyo saat ditemui selepas acara peringatan HUT Ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu.

“Evaluasi ke depan semua pondok pesantren kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan dan infrastruktur di pondok pesantren,” lanjutnya.

BACA JUGA  Sambut Ramadan, Khofifah Serahkan Bansos PKH Plus di Sidoarjo

45 korban meninggal

Seperti diberitakan, bangunan musala di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) pekan lalu menyebabkan ratusan santri yang melaksanakan shalat berjamaah meninggal dunia, dan beberapa korban luka-luka. Hingga kini tercatat 45 orang meninggal dalam insiden tersebut, 104 luka-luka dan 2 di antaranya berupa potongan tubuh.

Sebanyak 400 lebih petugas pencarian dan penyelamatan (SAR) masih melakukan proses evakuasi. Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan menyatakan setidaknya masih ada 26 santri yang terjebak di bawah puing-puing bangunan.

Sesuai prosedur

Pada bagian lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proses identifikasi para korban di Pesantren Al Khoziny berjalan sesuai prosedur.

BACA JUGA  Menu Makan Bergizi Gratis Hari Kedua dan Ketiga Tak Ada Susu

“Sampel DNA juga sudah diambil dari keluarga wali santri sehingga semua Insha Allah well prepared,” kata Khofifah.

Khofifah menambahkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Dinas Sosial juga telah mendampingi keluarga santri untuk menenangi dan memberikan penjelasan mengenai prosedur evakuasi maupun identifikasi korban. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

KANTOR Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi Heru Baskoro (84), putra tokoh perjuangan Sayuti Melik dan S.K. Trimurti, di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi Jawa Barat pada Jumat (14/8). Kunjungan tersebut…

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

MAHASISWA KKN UNY di Dusun Sengon Karang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Sleman, mengenalkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui workshop pembuatan ember tumpuk dan mini garden. Kegiatan yang dilaksanakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman