
WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai Anggota DPR RI. Ia menyadari ungkapannya beberapa waktu lalu sudah menyakiti banyak pihak.
Dia pun memohon maaf sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahannya tersebut. “Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” kata Rahayu dalam unggahan video di akun Instagram-nya, Rabu.
“Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan yang merupakan produk legislasi kami di Komisi VII,” lanjutnya.
“Saya mohon maaf jika saya telah mengecewakan Anda selama saya mengembang tugas ini. Dengan sisa dana yang masih ada di rekening khusus untuk dapil, saya akan terus memberikan bantuan ” jelasnya.
Diviralkan
Rahayu juga menyinggung soal video dirinya yang viral beberapa waktu lalu terkait lapangan pekerjaan bagi anak muda. Dia diviralkan menyebut anak muda jangan bergantung terhadap pemerintah tetapi menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Dia pun mengaku tidak bermaksud meremehkan anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Menurut dia, ungkapannya itu dimaksudkan untuk mendorong entrepreneurship.
Siap nonaktifkan
Saat mengomentari keputusan Rahayu Saraswati tersebut, Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi mengaku menghormati keputusan tersebut.
Bambang menjelaskan proses administratif terkait keputusan Sara tersebut akan dilakukan. Fraksi Gerindra juga akan berkoordinasi dengan DPP Partai Gerindra.
“Fraksi Gerindra DPR menghormati pilihan tersebut dan akan memproses sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku. Sementara menunggu proses, maka Saudari Sara akan dinonaktifkan dari DPR,” kata Bambang.
“Kami akan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan. Fraksi Gerindra tetap konsisten menjaga komitmen kelembagaan dan ketentuan perundang undangan,” lanjutnya. (*/N-01)









