Sarah’s Trust Milik Sarah Ferguson Ditutup, Terseret Kasus Epstein

YAYASAN amal milik Sarah Ferguson mengumumkan akan menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu menyusul munculnya dokumen baru terkait hubungan pertemanannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual anak, Jeffrey Epstein.

Sarah’s Trust, lembaga amal internasional yang didirikan mantan istri Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew), menyatakan akan tutup “untuk masa mendatang” setelah melalui pembahasan selama beberapa bulan, demikian disampaikan juru bicara yayasan.

Keputusan tersebut muncul setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis sekitar 3 juta dokumen terkait Epstein pada Jumat lalu. Dokumen tersebut memuat rincian tambahan mengenai interaksi Epstein dengan sejumlah tokoh kaya dan berpengaruh.

Di antara dokumen itu terdapat informasi lebih lanjut mengenai kontak Epstein dengan Andrew Mountbatten-Windsor dan Sarah Ferguson, termasuk bukti korespondensi yang menunjukkan Ferguson pernah menyebut Epstein sebagai “saudara” yang “selalu ia harapkan”.

BACA JUGA  Melinda Gates Soroti Nama Bill Gates di Dokumen Epstein

“Ketua kami Sarah Ferguson dan dewan pengawas telah sepakat dengan berat hati bahwa yayasan ini akan segera ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Hal ini telah dibahas dan dipersiapkan selama beberapa bulan,” ujar juru bicara Sarah’s Trust.

Sarah’s Trust bermitra dengan lebih dari 60 organisasi

Meski demikian, pihak yayasan menyatakan tetap bangga atas berbagai kegiatan sosial yang telah dilakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, Sarah’s Trust bermitra dengan lebih dari 60 organisasi di lebih dari 20 negara, mencakup program pendidikan, layanan kesehatan, tanggap krisis, dan proyek lingkungan.

Yayasan tersebut juga mengklaim telah menyalurkan lebih dari 150 ribu paket bantuan selama pandemi Covid-19, memberikan bantuan medis serta pelatihan bagi korban perang di Ukraina, serta mendukung pendidikan bagi lebih dari 200 anak di Ghana.

BACA JUGA  Pangeran Andrew Dibebaskan Dari Tahanan Tapi Tetap Diselidiki

Penutupan Sarah’s Trust terjadi setelah tujuh lembaga amal lain, termasuk Teenage Cancer Trust dan sebuah rumah perawatan anak, sebelumnya memutuskan hubungan serta mencabut status pelindung (patron) Ferguson akibat keterkaitannya dengan Epstein. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

  • August 10, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

  • August 10, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI