Sekda Jateng Tekankan Transparansi Pengelolaan APBD

SEKRETARIS  Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno menegaskan perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Jika akuntansi komersial berorientasi pada laba dan kinerja keuangan perusahaan, maka akuntansi pemerintahan menitikberatkan pada akuntabilitas dan pertanggungjawaban publik.

Hal itu disampaikan Sumarno saat memberikan pemaparan dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan 2023 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa (3/2).

“Akuntansi komersial fokus pada kinerja keuangan dan laporan laba rugi perusahaan. Sedangkan di pemerintahan, akuntansi merupakan bentuk pertanggungjawaban akuntabilitas yang diwujudkan melalui laporan capaian kinerja dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD),” ujarnya.

Ratusan mahasiswa yang dipimpin Ketua Prodi Akuntansi Undip Totok Dewayanto hadir langsung ke Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan gambaran mengenai pengelolaan keuangan daerah.

BACA JUGA  BPK Puji Pengelolaan Keuangan di Provinsi Jawa Tengah

Sumarno menekankan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan pemerintah. Menurutnya, neraca keuangan merupakan “wajah” pemerintah yang harus disajikan secara seimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Belajar akuntansi harus menanamkan mindset transparan dan akuntabel. Harapannya, mahasiswa bisa menjadi agen yang menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan KKL tersebut memberikan pemahaman nyata kepada mahasiswa mengenai praktik pengelolaan keuangan daerah, mengingat pembelajaran di kampus umumnya lebih berfokus pada akuntansi komersial.

Sumarno juga mendorong mahasiswa untuk mampu menyaring informasi terkait APBD yang beredar di media sosial.

“Mahasiswa diharapkan dapat membedakan informasi yang hoaks atau fakta, sehingga bisa ikut mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan APBD,” katanya.

BACA JUGA  Penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Terus Berlanjut

Dalam sesi diskusi, mahasiswa mengajukan sejumlah pertanyaan terkait pengelolaan anggaran, aset tetap, hingga pajak daerah. Salah satu mahasiswa, Muhammad Dhiya Ulfikri, mengapresiasi kesempatan tersebut.

“Kami mendapat gambaran sistem pengelolaan keuangan pemerintahan yang sangat bermanfaat sebagai bekal ke depan,” ujarnya. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

SAAT memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI