Hujan Lebat Landa Korean Selatan, 2.500 Orang Mengungsi

SEKITAR 2.500 orang terpaksa mengungsi setelah hujan deras mengguyur wilayah selatan Korea Selatan sepanjang malam, menurut otoritas setempat pada Senin (4/8).

Berdasarkan data Markas Besar Penanggulangan dan Keselamatan Bencana Pusat (Central Disaster and Safety Countermeasure Headquarters), sebanyak 2.523 warga mengungsi di enam kota dan provinsi utama di wilayah selatan, yakni Busan, Gwangju, Chungcheong Selatan, Jeolla Selatan, Gyeongsang Utara, dan Gyeongsang Selatan, hingga pukul 04.30 waktu setempat.

Dari jumlah tersebut, 2.498 orang dilaporkan belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Wilayah selatan negara itu mengalami hujan lebat yang intens pada malam hari. Kabupaten Muan di wilayah barat daya mencatat curah hujan mencapai 289,6 milimeter sejak tengah malam Minggu hingga pukul 05.00 Senin pagi.

BACA JUGA  Cha Eun Woo Diduga Gelapkan Pajak Rp200 Miliar

Seorang pria berusia sekitar 60-an ditemukan tewas di sebuah sungai di Muan. Namun, pihak berwenang masih menyelidiki apakah kematian tersebut terkait langsung dengan cuaca ekstrem.

2.500 orang mengungsi, status darurat bencana

Merespons situasi tersebut, markas besar bencana meningkatkan status operasi darurat ke Level 2 pada pukul 23.00 waktu setempat, Minggu malam.

Administrasi Meteorologi Korea (KMA) memperkirakan hujan lebat masih akan melanda sebagian besar wilayah negara itu pada Senin, khususnya di Gyeongsang Selatan dan sekitarnya.

Wilayah Seoul, Incheon, dan bagian barat Provinsi Gyeonggi diperkirakan akan menerima curah hujan sebesar 5 hingga 10 milimeter dari Senin hingga Selasa pagi. Sementara itu, wilayah Busan, Ulsan, dan Gyeongsang Selatan diperkirakan mengalami hujan antara 30 hingga 80 milimeter, bahkan beberapa area bisa mencapai lebih dari 120 milimeter.

BACA JUGA  Waspadai Cuaca Ekstrem Periode Natal dan Tahun Baru

Peringatan gelombang panas telah dicabut di beberapa wilayah akibat hujan deras, dengan suhu diperkirakan mencapai 29 hingga 34 derajat Celsius pada Senin ini (4/8). (Yonhap/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

PERNYATAAN para pejabat Iran bahwa mereka siap berperang selama berbulan-bulan dengan Amerika Serikat dan Israel bukan bualan belaka. Hal itu bahkan diakui sendiri oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA). Menurut…

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

  • May 11, 2026
KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

  • May 11, 2026
Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

Stasiun Klimatologi DIY Prediksi El Nino Terjadi pada Mei – Juli

  • May 11, 2026
Stasiun Klimatologi DIY Prediksi El Nino Terjadi pada Mei – Juli

Tim SAR masih Mencari Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

  • May 11, 2026
Tim SAR masih Mencari Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

Benamkan Madrid di El Clasico, Barcelona Kunci Gelar La Liga

  • May 11, 2026
Benamkan Madrid di El Clasico, Barcelona Kunci Gelar La Liga

PSIM Bekuk Malut, Persijap Jauhi Zona Degradasi

  • May 10, 2026
PSIM Bekuk Malut, Persijap Jauhi Zona Degradasi