Kepala Keamanan Presiden Korsel Mengundurkan Diri

KEPALA Keamanan Presiden (Presidential Security Service/PSS), Park Chong-jun mengajukan pengunduran diri kepada Penjabat Presiden Choi Sang-mok.

Kepala Keamanan Presiden Korea Selatan itu memilih mengundurkan diri sebelum menghadiri pemeriksaan polisi hari ini, Jumat (10/1), menurut pernyataan PSS.

Seperti dilaporkan Yonhap, Park Chong-jun hadir untuk diperiksa atas keterlibatannya menghalangi penahanan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol.

Ada dugaan ia memerintahkan pejabat keamanan presiden untuk menghalangi Corruption Investigation Office for High-ranking Officials/CIO yang akan menahan Presiden Yoon Suk Yeol.

CIO telah membawa surat perintah penahanan terhadap Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan itu.

Penahanan tersebut terkait dengan penyelidikan atas pemberlakuan darurat militer singkat yang dilakukan Yoon pada 3 Desember.

BACA JUGA  Insiden di Konser SEVENTEEN, Dua Fans Luka Ringan

Park, yang telah dikenai tuduhan menghalangi tugas resmi akhirnya memenuhi permintaan polisi untuk diperiksa.

Sebelumnya ia dua kali mangkir datang ke kantor polisi untuk diperiksa. Pada panggilan ketiga ia bersedia hadir dengan status tidak lagi menjabat sebagai Kepala PSS.

Sementara itu sidang pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada 14 Januari 2025.

Mahkamah Konstitusi Korea meminta Yoon diwajibkan secara hukum untuk menghadiri sidang tersebut.

Hakim Lee Mi-seon, salah satu dari dua hakim utama yang memeriksa bukti dan argumen, mengatakan bahwa pengadilan telah menjadwalkan sidang formal pertama dan kedua pada 14 dan 16 Januari. (*/S-01)

BACA JUGA  Sempat Bakar Ban, Massa Pro Pemakzulan Diminta Tertib

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

PERFORMA apik kembali dipertontonkan Timnas voli putra Indonesia. Saat menghadapi tuan rumah India pada semifinal AVC Cup 2026 di Amdavad, Sabtu (27/6/2026) malam, skuat Merah Putih menang 3-2 (15-25, 26-24,…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

Inggris Juara Grup, Kroasia Jadi Runner-up

  • June 28, 2026
Inggris Juara Grup, Kroasia Jadi Runner-up

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai