Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kini Semakin Diminati 

  • Ekonomi
  • March 31, 2026
  • 0 Comments

LAYANAN angkutan hewan peliharaan semakin menguat selama periode Ramadan hingga Idulfitri tahun ini. Tercatat sebanyak 13.435 ekor pengiriman hewan peliharaan.

Hal itu mencerminkan tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, nyaman dan tepercaya bagi hewan kesayangan mereka.

Manager of Public Relations KAI Logistik (Kalog), Adjeng Puri Adhatu menerangkan, puncak pengiriman terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor, dengan rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8% dibandingkan pada periode hari reguler.

Tren positif ini juga tetap terlihat pada pekan terakhir Ramadan yang mencatatkan angka 3.703 hewan peliharaan, atau meningkat signifikan sebesar 57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.357 ekor.

Tujuan favorit

“Dari sisi distribusi, sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto, menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan. Sementara itu, kota-kota seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Pati, Solo, Yogyakarta dan Malang tercatat sebagai titik pengiriman terbanyak,” tuturnya.

BACA JUGA  Arus Balik di Terminal Leuwipanjang Bandung Capai Puncaknya

Adjeng menyebut, beberapa di antaranya juga dikenal sebagai sentra ikan hias, yang menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang dikirimkan selama periode ini.

Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat selama musim mudik, tetapi juga menegaskan bahwa layanan pengiriman hewan peliharaan kini telah menjadi bagian dari ekosistem kehidupan masyarakat.

Layanan transportasi

Hewan peliharaan semakin diposisikan sebagai bagian dari keluarga, sehingga kebutuhan akan layanan transportasi yang memastikan keamanan dan kenyamanan menjadi semakin relevan.

“Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik, layanan ini juga menjadi pilihan lain bagi masyarakat selain opsi penitipan seperti pet hotel karena memungkinkan hewan peliharaan tetap berada dekat dengan pemiliknya di kota tujuan.

BACA JUGA  KNKT Beri 5 Rekomendasi Cegah Kecelakaan Saat Arus Mudik

Masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih praktis dan menenangkan yang memungkinkan pemilik tetap dapat menjaga kedekatan dengan hewan peliharaannya,” jelasnya.

Masyarakat kata Adjeng, juga dapat memantau posisi hewan peliharaan selama proses pengiriman melalui fitur real time tracking yang dapat diakses pada aplikasi Kalog Trax, website kailogistik.id ataupun aplikasi Access by KAI.

Mudik lebaran

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang andal, perseroan juga siap melayani arus mudik, khususnya untuk pengiriman hewan peliharaan dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan yang berlaku seperti memastikan hewan dalam kondisi sehat, penggunaan kandang yang sesuai dan nyaman bagi hewan peliharaan, serta meyediakan pakan dan minum yang cukup dan memastikan pengamanan extra dengan penggunaan cable ties pada kandang.

BACA JUGA  FIATA-RAP Meeting 2024: Navigasi Masa Depan Investasi Logistik dan Rantai Pasok Berkelanjutan

“Layanan ini dijalankan dengan fokus pada prinsip animal welfare, mulai dari proses penerimaan, penanganan, hingga pengiriman, guna memastikan setiap hewan peliharaan mendapatkan perlakuan yang aman, nyaman!dan sesuai standar kesejahteraan hewan,” tandasnya.

Ke depan kata Adjeng, tren pertumbuhan layanan angkutan hewan peliharaan diproyeksikan akan terus meningkat, seiring berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta kebutuhan akan layanan logistik yang semakin spesifik dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.(zahra/N-01)

Admin

Related Posts

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

PROGRAM ekspor ikan teri nasi yang dijalankan CV Karimun Mina Sejahtera, mitra binaan Universitas Diponegoro (Undip), ke Jepang dan Singapura memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir Pantai Utara Jawa (Pantura).…

Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

INDONESIA siap menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tahun ini setelah mandatori biodiesel 50 persen (B50) pada Juli nanti. Hal tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak