Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Anjlok 8 Persen

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Iman kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1).

“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan pernyataan dan ini tidak ada tanya jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.

Ia berharap pengunduran dirinya dapat membawa dampak positif bagi pasar modal nasional ke depan.

BACA JUGA  Trading Halt di Bursa Efek Indonesia Sudah Terjadi Beberapa Kali

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” katanya.

Iman juga menyampaikan harapan agar penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pada pembukaan perdagangan pagi itu dapat terus berlanjut.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Terkait proses administrasi, Iman menegaskan seluruh tahapan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) perseroan.

“Administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara pelaksana tugas (Plt) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelasnya.

BACA JUGA  Airlangga Yakin IHSG segera Pulih setelah Anjlok usai Reshuffle

Sebelumnya, BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada Kamis pukul 09.26 WIB dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah IHSG tercatat turun hingga 8 persen. Langkah tersebut diambil sesuai mekanisme pengamanan pasar untuk menjaga stabilitas perdagangan.

Penurunan tajam IHSG itu disebut menjadi latar belakang keputusan Iman Rachman untuk mundur dari posisi pucuk pimpinan BEI. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos ke 32 Besar

BELANDA memastikan diri lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status sebagai juara Grup F setelah mengalahkan Tunisia di laga terakhir babak penyisihan. Sementara itu, Jepang dan Swedia juga sama-sama memastikan diri ke…

Jerman Juara Grup meski Kalah, Ekuador Susul Pantai Gading ke Babak 32 Besar

EKUADOR membuat kejutan pada laga terakhirnya di babak penyisihan Grup E.  Dalam laga yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Jumat dini hari WIB, Ekuador  di luar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

  • June 26, 2026
Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

  • June 26, 2026
Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Dinilai Wanprestasi, Pemprov DIY Putus Kontrak CV Anggrek Asri Jaya

  • June 26, 2026
Dinilai Wanprestasi, Pemprov DIY Putus Kontrak CV Anggrek Asri Jaya

Peringati Hari Krida Pertanian, Pemkot Bandung Beri Bantuan untuk Petani

  • June 26, 2026
Peringati Hari Krida Pertanian, Pemkot Bandung Beri Bantuan untuk Petani

Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos ke 32 Besar

  • June 26, 2026
Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos ke 32 Besar

Sekolah Terakhir; Kegelisahan Fathul Wahid pada Dunia Pendidikan

  • June 26, 2026
Sekolah Terakhir; Kegelisahan Fathul Wahid pada Dunia Pendidikan